Kenapa Wajah Berkomedo? Ini Penjelasannya

, , No Comments
Salah satu hal positif yang kudapat dari pandemi adalah kebiasaan menggunakan masker saat berada di luar rumah, terutama waktu mengendarai motor. Biasanya aku hanya mengandalkan kaca helm untuk menutup wajah dari debu dan silau. Tapi sejak Corona berulah, setelah mencari kunci motor, badan dan pikiran otomatis saja mencari masker.

Karena wajah sering terlindungi, otomatis komedo dan jerawat berkurang jauh. Sebenarnya kalau jerawat, aku memang tergolong yang jarang punya. Sementara komedo, kadang gatal dan aromanya langsung “menyerang” begitu tiba di rumah.

Kenapa Wajah Berkomedo? Ini Penjelasannya

Komedo Hitam dan Komedo Putih

Menurut Alodokter, komedo adalah bakal jerawat yang biasa tumbuh di permukaan kulit wajah. Untukku, komedo paling sering muncul di permukaan hidung. Atau mungkin di seluruh muka tapi akunya nggak ngeh? Karena yang sering terasa gatal adalah bagian puncak hidung.

Kadang kalau sedang mengobrol, tanpa sengaja aku menggaruk-garuk hidung. Mungkin ada yang mengira aku sedang berbohong, gara-gara gestur pinokio itu. Padahal hidungku gatal gara-gara komedo. Karena posisinya di hidung, aku juga mudah mengenali dari aromanya. 

Kayaknya bukan karena aromanya yang lebay sih, tapi hidungku yang sensitif. Dulu teman-teman akhwat sering mengaku pakai parfum sekadarnya, cenderung tersamar, tapi aku bisa menciumnya. Sementara teman lain tidak. 

Masih menurut sumber yang sama, komedo ternyata ada yang hitam dan putih. Mereka tidak berasal dari klan jahat atau baik, dua warna itu semata berdasarkan penampilan yang disebabkan paparan udara yang teroksidasi.

Komedo hitam memiliki pori-pori yang terbuka, yang membuat bagian atasnya menghitam. Sedangkan komedo putih memiliki permukaan yang tertutup, sehingga tampilannya seperti titik-titik kecil berwarna putih.

Penyebab Wajah Berkomedo

Sedikitnya ada 5 hal yang menjadi sebab munculnya komedo di kulit kita (nggak harus di wajah, kadang bahkan bisa sampai punggung).
  1. Ada banyak bakteri di permukaan kulit, entah karena daya tahan tubuh yang menurun atau karena jarang dibersihkan.
  2. Terlalu banyak mengonsumsi gula, tepung, dan makanan berlemak.
  3. Meningkatnya produksi minyak pada kulit akibat perubahan hormon, misalnya di masa pubertas dan atau menstruasi.
  4. Efek obat-obatan tertentu.
  5. Paparan bahan kimia pada produk kosmetik.

Apa yang Terjadi Jika Komedo Dibiarkan?

Karena komedo adalah bakal jerawat, maka jika dibiarkan (tidak dibersihkan) akan menimbulkan jerawat. Selain itu, tekstur kulit juga jadi tidak rata (kasar), begitu pula dengan warnanya.

Menurutku sih, komedo itu lebih menganggu daripada jerawat. Karena jumlahnya biasa lebih banyak daripada jerawat, jadi selain gatal, bikin geli juga! Kadang pengin kukorek-korek, tapi sekadar dalam pikiran aja.

Sebab entah itu komedo atau jerawat, sebaiknya memang tidak kamu otak-atik, agar kuman di tangan tidak pindah ke kulit. Salah satu cara mencegah covid juga begitu kan? Jangan sering-sering pegang muka, biasakan itu!  

Mencegah Komedo

Kalau kamu baca tenang-tenang dari atas tadi, seharusnya sudah otomatis tersimpulkan bagaimana cara mencegah munculnya komedo. Bisa dilihat dari sebab, maka hindari sebab tersebut. Ya kan! Intinya makan makanan yang sehat dan jaga kebersihan kulit. 

Kalaupun sudah telanjur berkomedo, ada banyak cara mengatasi komedo yang bisa kamu dapatkan dari berbagai sumber. Dengan bahan alami, lewat pengobatan medis, atau menggunakan skincare tertentu. Hidup nggak usah dibikin repot, komedo umumnya gak bahaya. Efeknya cuma gatel … dan kelihatan jorok.

0 comments:

Post a Comment

pembacaku nan baik budi, gunakan profil google yg jelas ya, yg pake wp juga boleh langsung nama blognya. yg penting jgn anonim, pelan2 tamu anonim akan dihapus komennya dr blog ini.