Gak pernah terpikir aku bakal mengalami keguguran. Mendengar kata “kuret” rasanya perut sudah ngilu duluan. Tapi yang namanya nasib, siapa bisa mengelak? Mumpung masih lekat dalam ingatan, jadi kutuliskan saja pengalaman kuret keguguran ini. Mudah-mudahan ada manfaatnya.

pengalaman kuret keguguran

Rencana Hamil yang Ditunda-tunda

Sebenarnya aku sudah berencana hamil untuk ketiga kalinya di tahun 2019. Sengaja menjarak agak jauh dari anak kedua yang lahir di 2013. Alasannya, agar biaya sekolah gak kejar-kejaran kayak kakak-kakaknya yang pas berjarak tiga tahun. Dan siapa tau, bisa lahir normal. Sebab anak pertama dan kedua sama-sama lahir lewat operasi caesar.

Apa daya, 2019 masih maju mundur, 2020 malah mundur betulan niat itu. Iya, gara-gara pandemi. Khawatir di saat daya tahan tubuh menurun (di kehamilan pertama dan kedua, trimester awal benar-benar sebuah ujian), na’udzubillah terpapar covid-19. Jadi rencana hamil memang resmi kutunda.

Setelah kasus naik turun, kemudian persentase warga yang divaksin sudah cukup banyak (sampai saat ini di kotaku sudah lebih dari 70% warga yang divaksin—sudah memenuhi syarat untuk mendapatkan herd immunity), maka aku semakin yakin untuk hamil.

Sebenarnya bukan masalah siap gak siap sih, dari Allah juga baru dikasih sekarang. Walaupun dulu agak ogah-ogahan, kalau dikasih ya tetap jadi.kan. Maka sekira pertengahan September, hasil test pack menunjukkan dua garis, yang artinya positif hamil.

Hamil Tapi Haid

Bersabarlah membaca pengalaman kuret keguguran ini, karena aku lebih suka menceritakannya dari awal. Sila di-skip kalau terkesan bertele-tele.

Terakhir menstruasi 7 Agustus 2021. Ketika di bulan berikutnya (dalam rentang 40 hari) tak kunjung datang haid, tanpa test pack pun sudah bisa ditebak, hamil. Tapi ya belum afdhal kalau nggak tes dulu, tetaplah tes juga sampai dua kali untuk memastikan.

Menjelang akhir Oktober, setelah cuci pakaian, antar anak sekolah, dan ngepel rumah, tau-tau aku dapat haid. Sedang hamil kok haid? Nah, di sinilah derita batin dimulai. Setelah cari-cari artikel di Google, chat teman, dll, endingnya tetap konsultasi ke dokter.

Bukan flek atau pendarahan, tapi benar-benar haid! Segala ciri, dari warna darah hingga gejala seperti kram dsb, tetap mengarah ke haid. Kalau kamu sedang hamil trimester awal dan mengalami gejala ini, segeralah ke dokter!

Di IGD, dokter jaga memeriksa kondisiku. Terdengar ia berkonsultasi pada dokter spesialis kandungan lewat telepon. Pada akhirnya aku diberi obat yang katanya untuk mempertahankan kandungan. Dilarang banyak gerak, segala kegiatan sebaiknya dilakukan di tempat tidur.

Besoknya setelah mendapat rujukan dari faskes pertama, aku kembali ke rumah sakit yang IGD-nya kudatangi semalam. Ngomong-ngomong soal faskes, ini juga info kalau aku menggunakan BPJS. untuk kuretase. 

Sebenarnya tidak ada yang istimewa terkait pengalaman kuret dengan BPJS, sama saja dengan pengobatan biasa. Kamu datang ke IGD atau UGD jika dalam kondisi darurat. Dalam keadaan normal, konsultasi dulu ke fasilitas kesehatan pertama, untuk kemudian dirujuk ke RS yang dipilih pasien.

Baik buruknya layanan tidak tergantung pakai asuransi apa, tapi bagaimana manajemen RS itu sendiri. Alhamdulillah sejauh ini baik klinik maupun RS tempatku berobat, sama bagusnya. Nyaman-nyaman saja.

Di poli kandungan, tanpa banyak tanya dokter segera melakukan USG. “Janinnya mati!” kata ibu berkacamata itu.

Ngomongnya lugas tanpa tedeng aling-aling. Pengin kukoreksi, tapi yang dokter kan dia. Belum empat bulan, hidup aja nggak gimana disebut mati. Belum dikasih nyawa oleh Allah, Bu! Kataku dalam hati.

“Usia kehamilan sebelas minggu, tapi ukurannya cuma seperti janin tujuh minggu. Berarti sudah sejak tiga minggu atau sebulan lalu dia berhenti tumbuh.”

Nah itu, gagal jadi anak. Janin tidak berkembang.

“Kamu dirawat, ya. Nanti malam kuret!” Setelah liat aku nangis, baru dokternya agak manisan. “Belum rezeki, Sayang. Tabungan akhirat ….”

Pengalaman Kuret Karena Janin Tidak Berkembang

Ketika dokter kandungan memberi instruksi pada perawat, aku merekam istilah yang ia sebutkan. Laminaria, salah satu yang kuingat. Gak kutanya langsung karena sibuk menata hati. Biarlah nanti rasa penasaranku diobati oleh Google.

pengalaman kuret janin tidak berkembang

Masih dalam kondisi psikis yang kacau, aku harus menandatangani ini itu. Kayaknya istilah kuret, keguguran, dsb itu sudah kelewat lazim seliweran di rumah sakit. Jadi seolah cuma aku dan suami yang berduka. Semua orang bodo amat.

Akhirnya karena stres sebab rasa kehilangan yang sangat, ditambah ribetnya ingus di dalam masker, kubiarkan suami mengurus semua administrasi. Sekian berkas diisi dan ditandatanganinya. Aku menghindari marah pada Allah. Gak pantes!

Pemasangan Laminaria

Di dalam berkas, kubaca juga kalimat “tindakan D&C (dilation and curettage)” yang itu tidak disebutkan oleh para nakes dalam obrolan mereka. Mungkin karena agak ribet nyebutnya, yang pada intinya istilah tsb berarti kuretase atau kuret.

Sementara dari berbagai sumber, kudapatkan bahwa laminaria adalah sejenis rumput laut yang kerap dijadikan obat herbal. Untuk kuretase, laminaria dalam bentuk batang dimasukkan ke dalam leher rahim, fungsinya untuk memperluas serviks sehingga dokter lebih mudah mengambil janin yang gagal tumbuh dari rahim pasien.

Begitu gambar peralatan kuret tampil di Google, buru-buru halaman itu kututup. Gak kurang mengerikan dibanding melihat perangkat dokter gigi. Daripada stres, pasrah sajalah. Mau takut, sedih, atau apa pun perasaan itu, kondisinya sudah begini.

Setelah administrasi beres, aku ditempatkan di ruang VK (verlos kamer) alias ruang bersalin. Dag dig dug membayangkan seperti apa proses pemasangan laminaria. Bayangkan, sebatang benda akan dimasukkan lewat organ vitalmu? Baru membayangkan sudah nyeri, kan!

Menjelang pukul 2 siang, datanglah dokter kandungan yang akan memasukkan laminaria. Padahal baru melihat tiang penyangga kaki di bed itu saja rasanya jantungku pengin kabur. Lagi-lagi cuma bisa pasrah sembari istighfar. Bayangkan dosa-dosa yang berjatuhan, hibur hatiku. Kalau bukan dengan musibah semacam ini, bagaimana mengurangi dosa yang bejibun?

Jauh sebelum kedatangan dokter, perawat sudah memintaku untuk melucuti pakaian dalam bagian bawah. Hari itu aku mengenakan gamis, jadi tak perlu sarung lagi. Begitu dokter datang, kakiku diletakkan pada penyangga, diminta rileks.

Ngomong gampang, tapi praktiknya minta ampun. Entah akunya yang lebay, perasaan waktu itu bukan cuma gak nyaman, tapi sakit banget. Mudah-mudahan kalau ada pembaca yang akan kuret, kamu gak masuk golonganku. Rileks, letakkan pantatnya, begitu pesan dokter.

“Saya terpaksa pakai dua @fkldlxh*g ini!” katanya agak berteriak, waktu laminaria itu kurasa tak kunjung berhasil masuk. @fkldlxh*g ini bukan sensor, tapi aku gak inget dia nyebut apa.

Pada akhirnya, si dokter berhasil juga. Aku merasakan kelegaan luar biasa, meski tulang belulang rasanya rontok, seolah habis bertarung melawan satu dokter dan tiga perawatnya. Syukurnya, hanya bagian inilah masa tersulit dalam pengalaman kuret keguguran yang kurasakan.

Selebihnya hanya suntikan tes darah, swab antigen, dan  pasang-lepas infus, yang terbilang tak terlalu menyakitkan. Oia, ditambah rasa mulas efek dari bekerjanya laminaria di leher rahim. Itu pun hanya mulas ringan yang bikin gak nyaman.

Prosedur Kuretase

Setelah pemasangan laminaria, aku beristirahat sebentar. Kemudian suami datang membawa nasi padang lauk ayam pop, penting amat info gini ditulis! Setelah makan minum, puasa dimulai hingga proses kuretase malamnya.

Menurut berbagai info, laminaria bekerja selama kurang lebih 8 jam. Namun yang kualami, pukul 14 kurang laminaria dipasang, menjelang pukul 20 malamnya aku dibawa ke ruang operasi untuk dikuret. 

Entah aku yang salah hitung, atau ini bagian dari janji dokter untuk sangat berhati-hati mengingat pengalamanku dua kali sectio caesarea, mempertimbangkan rahim yang sudah dua kali dibedah.

Siang, tak lama setelah aku dipindah dari ruang VK ke kamar rawat inap, perawat memintaku mengganti pakaian dengan baju bedah untuk kemudian dipasang infus. Tujuannya agar aku tidak dehidrasi karena harus berpuasa.

Celana dan pakaian bagian bawah masih kukenakan. Tapi menjelang masuk ruang operasi malamnya, semua harus dilucuti, meski saat itu dalam kondisi “haid”. Satu hal yang wajib dilakukan sebelum pemasangan laminaria dan sebelum kuret, harus pipis dulu. 

Tak lupa, sebelum BAK perawat akan mengulang-ulang peringatan, “Kalau melihat kasa atau benang muncul di ‘anu’, jangan ditarik. Biarin aja!”

Pesan itu kuingat baik-baik, karena sebelumnya sempat membaca pengalaman orang lain yang juga dikuret. Saat BAB, si penulis melihat benang kemudian menariknya. Alhasil, proses memasukkan laminaria ke leher rahim diulang lagi. Gara-gara tulisan itu, aku pun berpesan pada diri sendiri, kalau sesak boker tahan ajalah, daripada daripada!

Eits, itu bukan tips ya. Alhamdulillah selama di RS aku gak ada rasa pengin buang limbah. Konon, itu tanda gak betah. Emang ada, orang yang betah di RS?!  

Kalau melahirkan secara sesar kita disuntik di punggung belakang bagian bawah, untuk proses kuretase bius disuntikkan lewat infus. Selain gak ada sakit-sakitnya, pasien pun dibius total. Wajah terakhir yang kulihat adalah seorang ibu yang dengan santai memasukkan bius sambil ngobrol dengan rekannya.

Kemudian waktu terasa berlalu cepat, tau-tau ibu yang sama membangunkanku. “Kuretnya sudah selesai,” katanya. Inilah momen paling wow dalam pengalaman kuret keguguran milikku.

Masih dalam keadaan ngantuk berat, kusadari aku sudah bukan di ruang operasi lagi. Kemudian tempat tidur terasa bergerak, aku dipindah kembali ke ruang rawat. Suami dan perawat memindahkan tubuhku. Kerjalah kalian, aku mau tidur!

Ending (A)Gak Penting

laminaria untuk kuret

Hanya beberapa orang yang kukabari perihal musibah keguguran, untuk minta bantuan doa mereka. Aku cenderung gak suka membagi berita duka di hari yang sama. Bukan sok kuat, justru karena aku gampang nangis, jadi malas kalau ngasih kabar terus orang ramai-ramai memberi ucapan. Malah bikin makin sedih, dan biasanya kepalaku jadi sakit.

Aku lebih butuh didoakan daripada dikasihani. Tapi ngerti kok, maksud orang-orang juga baik. Menunjukkan simpati. Kalau dicuekin, tar makin bapeerrr.

Baru malam kemarin aku dikuret, malam ini (27 Oktober) aku sudah menayangkan artikel baru di blog. Kesannya kayak gak terjadi apa-apa. Padahal kalau hatiku diibaratkan gelas, kemarin sudah hancur habis. Mikir keras, apa yang salah? Aku sudah jaga-jaga makan, gerak, sampai ke skincare, cari yang aman untuk bumil.

Tapi balik lagi semuanya sudah takdir, ambil hikmahnya aja. Btw artikel yang naik adalah artikel yang sudah lama dibuat. Disimpan di draft, menunggu persetujuan klien. Jadi begitu dia bilang yes, langsung posting.

Untuk kamu yang akan melakukan prosedur kuretase dan qodarullah menemukan artikel ini, pesanku pasrah aja! Pasrah gak pasrah, semua harus terjadi. Kalau bisa rileks, ya dibawa rileks. Jangan lupa doa. 

Pengalaman kuret keguguran dialami banyak orang, dan banyak pula di antaranya yang sehat selamat. Semoga kamu termasuk! Untuk pembaca yang belum pernah kuret, mudah-mudahan kamu gak perlu mengalami keguguran karena sebab apa pun. Aamiin.
Sebelum ke inti, tips menggunakan body scrub yang benar, kamu tau gak sih bedanya body scrub dengan lulur? Hah, ternyata beda? Ya begitulah. Bukan sekadar yang satu pakai bahasa Inggris satu lagi bahasa Indonesia.

Tips Menggunakan Body Scrub yang Benar

Beda Lulur dan Body Scrub

Baik lulur maupun body scrub sama-sama biasa digunakan, terutama oleh para cewek, untuk mendapatkan kulit yang bersih dan sehat. Namun dilihat dari bahan, tekstur, cara aplikasi, ternyata keduanya memiliki perbedaan.
  • Dari  bahan-bahannya, lulur umumnya dibuat dari bahan alami berupa rempah-rempah. Sementara body scrub lebih sering mengandung bahan alami dari buah-buahan.
  • Butiran lulur lebih besar dibanding body scrub, faktor tekstur ini membuat orang-orang dengan kulit sensitif lebih direkomendasikan menggunakan body scrub daripada lulur.
  • Dalam pengaplikasiannya, lulur digunakan sebelum mandi. Di pusat kecantikan dan perawatan tubuh biasanya kamu akan dilulur sampai ketiduran. Kalau pakai body scrub di rumah, kamu harus membersihkan tubuh dulu sebelum meratakan tubuh dengan scrub. Kalau ketiduran ya tanggung sendiri.
Secara fungsi, lulur dan body scrub sama-sama dimaksudkan untuk mengangkat kulit mati. Juga sama-sama disarankan tidak dilakukan saat pagi jika di rumahmu cuma ada satu kamar mandi. Yang antre nangees!

Tips Menggunakan Body Scrub

Tekstur body scrub cenderung lebih halus ketimbang lulur, sudah kusebutkan di atas. Sekadar info, buliran scrub pada Scarlett Whitening Body Scrub Romansa, bahkan lebih halus lagi. Meski demikian, fungsi scrub untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati tetap bekerja optimal.

scarlett whitening body scrub romansa

Untuk mendapatkan hasil yang diinginkan, berikut tips menggunakan body scrub yang benar:

Mandi terlebih dahulu.

Body scrub berfungsi mengoptimalkan “hasil kerja” sabun mandi, namun tetap menjaga kelembaban kulitmu. Dengan menggunakan Scarlett Whitening Body Scrub Romansa minimal dua kali dalam sepekan dapat membantu memaksimalkan proses regenerasi kulit. Kandungan glutasi (senyawa kimia yang berfungsi sebagai antioksidan) dan vitamin E mampu melembabkan dan mencerahkan kulit.

Gosok memutar ke arah bawah.

Sambil meratakan body scrub, lakukan gerakan memutar dari atas ke bawah. Pastikan pijatan ini tidak salah arah, karena konon jika salah arah bisa membuat kulitmu keriput. Gak percaya gpp, tapi kalau kejadian kan serem, men!

Bilas dengan air dingin.

Air hangat memang membuatmu lebih rileks, tapi saat sedang menggunakan body scrub sebaiknya pilih air dingin. Biar gak makin lama di kamar mandi. Bukan, itu aku karena harus ngerebus dulu. Tapi air hangat akan membuat pori-pori terbuka, dikhawatirkan scrub justru masuk dan menyumbat pori kulit.

Gunakan handuk yang tepat.

Kriteria handuk yang tepat adalah bersih, kering, dan lembut. Untuk menjaga agar handukmu selalu dalam keadaan baik, seringlah menjemurnya di bawah sinar matahari. Jangan diletakkan di dalam kamar mandi, kecuali saat kamu hendak mandi.

Kamar mandi adalah tempat yang penuh dengan kuman. Ditambah kondisi ruang yang lembab, membuat kebanyakan barang-barang yang ada di dalamnya rawan ditempeli virus, bakteri, dan mikroorganisme. 

Pakai handuk dengan cara menepukkannya pada kulit, alih-alih menggosok seperti sedang mengampelas kulit kayu. Kecuali kamu memang merasa kulitmu seperti kayu. Ih, ya nggaklah.

Dari beda lulur dan body scrub sampai tips menggunakan body scrub yang benar, kamu makin cantik dan pintar kalau sering-sering ke iluvtari. Karena cantik saja gak cukup, harus pintar juga. Kaya, baik, ceria, supel, rendah hati, suka berbagi. Tros troooss!
Tentu saja kita sadar bahwa pandemi covid-19 yang melanda Indonesia saat ini masih belum mereda. Oleh sebab itu semua aktivitas di luar ruangan masih dibatasi dengan diberlakukannya masa PPKM.

Lalu bagaimana jika kita ingin membeli mobil? Tenang saja, untuk kamu yang ingin membeli mobil tanpa harus keluar rumah, cobain aja test drive di Suzuki Indonesia

Dengan menggunakan layanan test drive di Suzuki dari rumah, kamu tidak perlu lagi keluar rumah untuk sekadar melakukan test drive.

Cukup duduk di rumah sambil menunggu kedatangan dari tim Suzuki yang mengantarkan kendaraan untuk kamu coba.

Bahkan permintaan dari test drive di rumah bersama Suzuki ini mengalami kenaikan. Ini adalah inovasi yang sangat tepat dari Suzuki, guna mendukung dan menekan peningkatan angka positif covid-19 di Indonesia.

test drive suzuki

Keuntungan Melakukan Test Drive dari Rumah Bersama Suzuki

PT Suzuki Indomobil Sales memberikan komitmen dan juga kebijakan Hygiene Komitmen, dengan memberikan kebijakan ketat terhadap operasional dealer berupa pedoman yang mengatur tentang bagaimana dealer harus beroperasi di masa pandemi. 

Yaitu dengan mengutamakan keselamatan dan juga kesehatan, sehingga dengan begitu bisa memberi ketenangan terhadap pelanggan yang ingin berinteraksi dengan dealer Suzuki.

Suzuki Indonesia memberi solusi untuk para pelanggan yang ingin melakukan test drive kendaraan yang diincar dengan cara yang lebih aman dan nyaman, yakni melalui layanan home test drive dari Suzuki.

Yang mana layanan tersebut memastikan supaya pelanggan bisa tetap di rumah saja dan meminimalisir potensi terpaparnya covid-19. Nah berikut di bawah ini sudah dituliskan beberapa keuntungan jika kamu melakukan test drive dari rumah bersama Suzuki Indonesia.

Efektif

Melakukan test drive dari rumah adalah solusi yang paling efektif ketika kamu ingin membeli mobil di masa pandemi seperti ini.

Seperti yang kita ketahui, bahwa sekarang ini pemerintah Indonesia sedang mengadakan peraturan PPKM. Karena di masa PPKM seperti saat ini, seluruh aktivitas di luar ruangan menjadi dibatasi termasuk juga saat ingin membeli mobil tanpa harus keluar dari rumah.

Meminimalisir Risiko Terpapar Covid-19

Covid-19 adalah virus yang sangat berbahaya, di mana ia bisa menularkan dengan mudah ke siapa saja. Mulai dari droplet dan sebagainya, oleh sebab itu keberadaan home test drive dari rumah oleh Suzuki harus kamu manfaatkan karena dapat meminimalisir risiko terpaparnya covid-19. Hal ini karena saat mengikuti home test drive, kamu tidak perlu keluar rumah dan khawatir terpapar covid-19.

Kendaraan Terjamin Kebersihannya

Terkadang yang kita khawatirkan ketika ingin melakukan test drive adalah keamanan dan kebersihan dari kendaraan yang ingin digunakan.

Nah tenang saja, karena Suzuki Home Test drive bisa menjamin kebersihan dan kehigienisan dari kendaraan yang akan kamu pakai tersebut. Hal ini karena sebelum kendaraan digunakan untuk test drive, tim penjualan dari Suzuki sudah menyemprotkan disinfektan dan membersihkan setiap sisi mobil agar terhindar dari paparan virus.

Suzuki juga menerapkan aturan protokol kesehatans seperti mencuci tangan, memakai masker, dan juga menjaga jarak. Jadi kamu tidak perlu khawatir masalah kebersihan dan keamanan dari kendaraan yang akan kamu coba tersebut.

Tidak Ada Biaya Tambahan

Lalu berapa sih biaya yang harus kita bayarkan jika ingin melakukan test drive dari rumah bersama Suzuki? Tenang saja, tidak ada biaya tambahan yang harus kamu bayarkan saat ingin melakukan test drive.

Suzuki sendiri mematok layanan ini secara gratis, jadi selain efektif Suzuki home test drive juga menghemat pengeluaranmu.

Berbeda jika kamu melakukan test drive dengan cara mengunjungi showroom, yang tentu saja kamu akan membutuhkan biaya tambahan untuk membeli bensin, makan dan sebagainya. Jadi tunggu apa lagi, langsung saja manfaatkan layanan dari Suzuki Home Test drive ini untuk memenuhi kebutuhanmu.

Nah itulah informasi tentang alasan kenapa kita harus test drive dari rumah bersama Suzuki. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kamu yang ingin membeli mobil dan bingung bagaimana sih cara yang tepat untuk melakukan test drive.
Kamu tentu sudah kenal dengan kafein yang identik dengan kopi (sebenarnya juga ada di teh). Tapi gimana dengan taurin? Kebanyakan orang tak terlalu sering mendengar nama ini, mungkin kamu satu di antaranya. Jadi kita bahas aja yuk!

taurin dan kafein

Taurin dan Kafein

Kafein dikenal sebagai senyawa stimulan alami yang secara umum memberikan efek meningkatkan fokus dan kewaspadaan. Sedangkan taurin adalah asam amino sulfonik yang ditemukan secara alami pada tubuh. Taurin bisa ditemukan pada jantung, otak, dan otot manusia (Klikdokter).

Dulu, orang-orang Nusantara biasa menenggak tuak dan berbagai miras tradisional saat malam hari. Niatnya untuk menolak kantuk karena harus waspada semalaman, menjaga kampung dari penjahat pribumi maupun kompeni.

Kemudian oleh orang-orang Arab yang kala itu berdakwah hingga Nusantara, mereka diperkenalkan dengan kopi, minuman antikantuk yang tidak memabukkan. Nah, kafein pada kopi inilah yang digadang-gadang dapat meningkatkan fokus orang yang mengonsumsinya.

Jelas nggak salah dong. Hanya saja, selain kafein ternyata ada juga taurin yang punya manfaat tak kalah baiknya. Dan “kolaborasi” antara keduanya ternyata mampu meningkatkan stamina jika dikonsumsi dengan cara yang tepat.

Taurin dan kafein sama-sama bersifat antioksidan, sehingga mampu menetralkan radikal bebas. Selain itu, taurine juga berperan sebagai cytoprotector yang melindungi sel leukosit pada proses peradangan dengan efek samping yang minim.

Taurin dipercaya mampu mencegah inflamasi berlebihan, dibuktikan dengan penggunaan taurolidin/TDR (obat yang berasal dari taurin) untuk terapi menghambat aktivitas bakteri spektrum luas. Taurolidine bekerja dengan mencegah produksi dari berbagai sitokin pro-inflamasi yang mendukung proses peradangan.

Manfaat Minum Minuman Energi

Kamu yang dalam aktivitasnya membutuhkan fokus yang baik, mungkin sudah terbiasa berdampingan dengan kopi dan atau minuman berenergi. Dulu kukira minuman berenergi hanya dibutuhkan oleh mereka yang aktif bergerak saja. Bukan aktif berpikir, seperti aku yang penulis konten.

Ternyata energi yang dibutuhkan orang-orang pekerja kreatif tak kalah besar dibanding mereka yang lebih banyak bergerak di lapangan. Itulah sebabnya, penulis, desainer, sampai mahasiswa, membutuhkan minuman berenergi dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Alih-alih untuk teman begadang, mengonsumsi minuman berenergi sebenarnya dimaksudkan untuk mendapat manfaat di antaranya meningkatkan stamina, sebagai suplemen kesehatan, serta meningkatkan fokus dan daya pikir.

Begadang sendiri tidak dianjurkan jika bukan karena hal-hal yang sangat urgen. Karena begadang dapat merusak sistem metabolisme tubuh, mengurangi porsi istirahat, dan jika dilakukan secara terus menerus, dapat merusak berbagai organ dalam tubuh hingga menyebabkan kematian.

Btw apakah minum minuman berenergi tergolong aman? Selama sesuai dengan aturan, minum minuman berenergi sebenarnya cukup aman, bahkan membantu meningkatkan kinerja tubuh kita. Yang tidak aman adalah ketika kamu terlalu mengandalkan minuman berenergi lalu mengabaikan kebutuhan tubuhmu. Seperti tidak makan makanan bergizi, kurang istirahat, atau malah menggantikan air putih dengan minuman berenergi. Itu jelas ngaco!

Minuman berenergi yang kurekomendasikan adalah Kratingdaeng. Salah satu sebabnya, karena kandungan kafein pada produk ini berada di bawah kadarnya dalam kopi. Mengandung taurin dan kafein dalam jumlah yang tepat, Kratingdaeng Red Bull jelas jadi pilihan.

Keunggulan Produk Kratingdaeng Red Bull

Fyi, batas aman mengonsumsi kafein dalam sehari adalah 400 mg. Dalam secangkir kopi, rata-rata kandungan kafeinnya adalah 80-135 mg. Sementara kafein pada Kratingdaeng Red Bull hanya 50 mg saja.

Selain kafein, masih banyak nutrisi lain yang juga kamu dapatkan dalam produk Kratingdaeng Red Bull, baik kemasan botol maupun kaleng. Lihat penjelasan pada gambar, ya!

kratingdaeng red bull

Apa sih bedanya Kratingdaeng botol dan kaleng? Kratingdaeng Red Bull kemasan botol adalah suplemen kesehatan yang berfungsi untuk menyegarkan tubuh pada saat bekerja keras atau berolahraga. Sedangkan Kratingdaeng kemasan kaleng merupakan suplemen makanan, yang berguna untuk membantu menyegarkan badan.

Apa efek dari minum minuman berenergi? Kalau merek lain aku gak tau, sedangkan Kratingdaeng Red Bull sendiri membuat badan terasa lebih berenergi, tapi gak bikin ketagihan. Dalam sehari maksimal minum 3 kali saja, Gengs, gak usah berlebihan. Karena apa pun itu, kalau berlebihan pasti gak baik.

manfaat minuman energi

Sebagai merek populer, produk Kratingdaeng Red Bull bisa kamu temukan di mana saja. Di warung rumahan, minimarket, supermarket, serta berbagai e-commerce seperti Tokopedia, Blibli, Lazada, dan Shopee yang bertuliskan Official Store.

Bahas kafein sudah, kenalan dengan taurin juga sudah. Keduanya dibutuhkan oleh tubuh kita, dan aman dikonsumsi pada batas yang wajar. Selamat beraktivitas, Gengs. Moga sehat selalu!
Kenal grup musik Twice, Gengs? Kalau kamu harus berpikir lebih mendalam, no father. Aku juga gitu. Jujur aja, aku bukan penggemar kekoreaan. Asli gak paham siapa mereka, lagu apa yang mereka bawakan.

Yasih, aku gak kayak kebanyakan mamak-mamak yang suka drakor. Film favoritku yang bau-bau psikologi, biasanya film barat, karena lebih logis dan sulit ditebak. Musik yang lebih sering kudengar adalah lagunya Pusakata atau yang sejenisnya. Itu pun gak sering-sering amat.

twice brand ambassador scarlett
scarlettwhitening.com
Nggak ada yang nanya, Kak! Ahaha. Jadi aku “ketemu” Twice ini di feed Instagram Scarlett Whitening, sebab sejak menggunakan produk Scarlett aku auto jadi follower akun medsosnya. Alhasil jadi kepo kan, siapa sih Twice ini?

Twice, Girl Band Populer yang Menyaingi Blackpink

Alih-alih tanya ke Google, aku lebih memilih tanya ke salah satu teman yunior yang sepertinya paham berbagai tren kekinian. Maka dijelaskanlah olehnya bahwa Twice adalah girl band asal Korea yang tengah booming saat ini.  Bisa jadi si sumber adalah salah satu dari Once (sebutan untuk anggota fansdom—fans kingdom) Twice.

twice star ambassador scarlett
instagram.com/scarlett_whitening
Saking populernya, nama Twice bahkan disandingkan dengan Blackpink. Lah iya populer banget berarti. Wong aku yang awam dengan korea korea aja kenal dengan band cewek satu itu. Setidaknya sering dengar namanya, dan info seputar mereka kerap lewat di timeline Twitter.

Twice, menurut sumber tadi, adalah girl band yang juga banjir prestasi. Mereka kerap mendapat penghargaan, dan berbagai lagu milik mereka sering masuk deretan video trending di Youtube, seperti What is Love, TT, I Can’t Stop Me, Feel Special, Yes or Yes, dan Alcohol Free. 

Twice Sebagai Star Ambassador Scarlett Whitening

Pada 16 Oktober 2021, Scarlett Whitening Official membagikan informasi bahwa Girl Band Twice adalah star ambassador baru mereka. Sehari sebelumnya, Minett, sapaan admin Scarlett, sudah memberi beberapa clue pada warganet.

Aku aja yang gak bisa nebak. Sementara follower lain dengan mudah menjawab pertanyaan dari Minett. Padahal hadiahnya lumayan loh, tiga unit HP android untuk tiga orang pemenang dan lima paket Scarlett isi lima item untuk lima orang pemenang. Iya, aku gak dapet!

scarlett whitening twice once
instagram.com/scarlett_whitening
Selanjutnya ada berbagai keseruan di medsos Scarlett terkait dengan star ambassador ini. Sebagai pengguna, aku turut mengapresiasi. Tapi menurutku pribadi, yang namanya produk tetap balik-baliknya ke kualitas produk itu sendiri.

Contohnya pedagang makanan. Kalau terbukti enak, biarpun jauh dan tempatnya kurang wah, pembeli yang sudah merasakan nikmatnya makanan tersebut tetap akan membelinya dengan berbagai cara. Begitu pula dengan produk skincare maupun body care. Kalau kualitas produknya kurang baik, siapa pun brand ambassador-nya, gak akan terlalu memengaruhi respons penggunanya.

Bagaimana dengan produk Scarlett Whitening? Aku sudah pernah membahasnya di sini. Baca sendiri kelebihan dan kekurangannya di situ, ya!

Kenapa Harus Artis Korea?

Entah kepalaku saja, atau banyak kepala lain yang bertanya-tanya, kenapa harus memakai artis Korea sebagai brand ambassador? Apa kabar girl band Indonesia? Apakah karena orang Korea berkulit putih? Bukannya terlalu halu kalau berharap (aku) yang Indonesia asli punya kulit secerah orang Korea, gara-gara pakai body care yang sama dengan mereka?

“Girl band Indonesia sudah pada bubar, Kak!” begitu lebih kurang kata temanku. “Kan trennya sekarang kekoreaan.”

Masuk akal sih. Jadi bukan semata soal warna kulit. Sebab aku tipikal kaum rasional. Seputih-putihnya orang Indonesia, kalau gak ada keturunan ras kulit putih, ya cerah secukupnya aja. Yang penting itu bersih. Dan yang lebih penting lagi, inner beauty!

Jadi gimana, Gengs, kamu ikut antusias gak dengan didapuknya Twice sebagai star ambassador  Scarlett Whitening? Kira-kira ada kejutan apa lagi ya berikutnya?

#scarlettxtwice #revealyourbeauty
Arti adult untuk memberi istilah pada nama hewan sudah banyak diketahui, tapi bagaimana dengan versi mudanya? Di Indonesia, kebanyakan orang akan memanggil nama anak hewan ya langsung saja, misal ayam ya dipanggil dengan anak ayam.

arti adult untuk hewan

Namun, di dalam bahasa Inggris tidak bisa demikian, lho! Ada istilah yang menggambarkan nama anak versi adult dan young-nya, nih! Sayangnya, tidak banyak orang yang tahu nama hewan versi dewasanya. Kira-kira apa saja sih nama yang tepat untuk mengistilahkan hewan versi dewasa dan mudanya?

Istilah Hewan Versi Dewasa dan Muda

Ayam 

bahasa inggris ayam dewasa

Perbedaan hewan young dan adult dalam bahasa Inggris memang belum banyak orang Indonesia yang mengetahui. Banyak orang menggunakan istilah “chicken” untuk menyebut ayam betina atau ayam jantan dewasa. Kata ‘chicken’ memang tidak spesifik gender. Namun, ada lho istilah lain untuk menyebut anak ayam. 

Jadi, anak ayam ini disebut dengan istilah ‘pullet’ atau ayam dara betina muda yang belum mulai bertelur dan berumur di bawah satu tahun. Definisi lain yang menggambarkan istilah anak ayam yang baru saja lahir adalah ‘chick’. Sampai di sini, sudahkah kamu memahami istilah untuk nama hewan versi dewas dan muda?

Sapi 

bahasa inggris sapi dewasa

Tidak hanya ayam saja nih yang punya istilah berbeda untuk versi dewasa dan mudanya. Sapi juga demikian. Biasanya orang menyebut sapi dengan ‘cow’, padahal di dalam bahasa Inggris kata ‘cow’ merujuk pada sapi betina.

Nah, dalam bahasa Inggris istilah “cattle” lebih tepat karena mengacu pada spesies sapi dewasa tanpa memandang usia, jenis kelamin, ras, atau jenisnya. Sementara istilah (arti adult) pada sapi jantan disebut dengan ‘bull’. 

Adapun sapi betina yang kurang dari 1 hingga 2 tahun dan belum pernah melahirkan, dinamakan dengan istilah heifer. Cukup rumit juga ya, mempelajari istilah sapi dewasa dan anak dalam bahasa Inggris ini.

Selain sapi dan ayam, masih ada banyak istilah lain lho yang membedakan antara hewan yang sudah dewasa dan masih muda.

Tenang saja, kamu bisa mempelajari arti adult dan young pada hewan semuanya dengan belajar di EF English Center! Belajar bahasa Inggris akan semakin nyaman dan asyik dipandu dengan tutor terbaik. Tunggu apa lagi?
Kalau mata bintitan sering dianggap sebagai akibat dari ngintip, kulit berkutil katanya disebabkan oleh nasi yang menempel dan tidak dibersihkan. Kira-kira begitu mitos waktu aku kecil dulu. Kalau sekadar nasi yang nempel, orang-orang gak bakal mencari tau cara menghilangkan kutil di internet. 

Cara Menghilangkan Kutil

Idealnya sih jangan cari di internet, tapi ke dokter! Masalahnya di dunia ini gak semua harus ideal kan, apalagi kamu sudah telanjur masuk ke artikel ini. Ya sudah, tinggal dibaca saja uraian berikut, bagaimana cara menghilangkan kutil di tangan, wajah, leher, atau di mana saja dengan bahan-bahan alami. 

#1 Madu

cara menghilangkan kutil hingga akarnya

Madu memang obat herbal bagi berbagai penyakit. Biasanya kita pakai untuk mengobati batuk, sariawan, bahkan macam-macam penyakit berat sering kali diterapi menggunakan madu. Tapi nggak nyangka kan, kalau madu ternyata juga bisa untuk menghilangkan kutil. Aku sih yang gak nyangka.

Madu memiliki sifat antibakteri dan anti-inflamasi. Kutil yang ditutupi dengan madu akan kehilangan oksigen dan mencegahnya dari infeksi. Dalam beberapa kali pemakaian, kutil akan memudar secara perlahan.

Cara menghilangkan kutil dengan madu:

  • Bersihkan kulit yang ditumbuhi kutil.
  • Oleskan madu asli berkualitas baik pada kutil hingga menutup sempurna.
  • Biar nggak meler-meler, gunakan plester luka. Biarkan semalaman.
  • Besoknya, bersihkan kulit, dan ulangi lagi langkah di atas sampai kutil mati dan pudar. 

#2 Air Hangat dan Garam

Cara Menghilangkan Kutil dengan garam

Untuk menghilangkan kutil di kaki, air hangat dan garam adalah pilihan yang sempurna. Sebab selain bisa menghilangkan kutil, merendam kaki di air garam yang hangat juga mampu mengistirahatkannya agar lebih rileks.

Cara menghilangkan kutil dengan air garam:

  • Siapkan air hangat, campurkan dengan garam kasar.
  • Nggak usah dicicip, cukup dikira-kira, apakah suhunya bisa ditolerir oleh kaki.
  • Rendam kaki sekira 10-15 menit. 
  • Gunakan kikir kuku, batu apung, atau alat apa saja yang memungkinkan untuk mengikis kulit mati, aplikasikan pada kutil di kaki.
  • Kamu butuh waktu lebih dari dua bulan untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. 

#3 Nanas

Cara Menghilangkan Kutil dengan Bahan Alami

Dengan jus nanas, kamu tak hanya bisa menghancurkan kutil, tapi juga skin tag. Bromelin (enzim pada nanas) biasa dimanfaatkan untuk melancarkan pencernaan sekaligus sebagai krim kulit. Tau skin tag kan? Yang mirip kutil, biasanya muncul lebih banyak tapi tidak menyebabkan sakit atau apa pun. Hanya mengganggu penampilan, bagi sebagian orang. 

Cara menghilangkan kutil dengan nanas:

  • Buat jus nanas tanpa campuran apa pun. Nggak usah banyak-banyak, mubazir!
  • Celupkan kapas bersih pada jus, peras.
  • Tempelkan kapas pada kutil, tutup dengan perban atau plester luka selama 3-5 menit.
  • Kalau khawatir mubazir plesternya (karena cuma dipakai sebentar), tahan saja kapas dengan jari tangan, tapi pastikan jarimu bersih.
  • Lakukan 2-3 kali sehari untuk mendapatkan hasil yang optimal.

#4 Lidah Buaya

Cara Menghilangkan Kutil dengan lidah buaya

Daripada buat godain cewek, mending lidah buaya dipakai untuk menghilangkan kutil. Gosah emosi, baca aja! Berbagai zat yang terkandung dalam lidah buaya memiliki sifat antivirus, antiseptik, dan anti-inflamasi. Gel lidah buaya juga dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan alis.

Cara menghilangkan kutil dengan lidah buaya:

  • Kupas lidah buaya, ambil gelnya.
  • Oleskan gel pada kutil, tutup dengan perban.
  • Diamkan selama 5-10 menit.
  • Lakukan berulang setiap hari, hasilnya akan terlihat sekira dua pekan.

#5 Vitamin C


Cara Menghilangkan Kutil sampai ke akar

Vitamin C yang dimaksud di sini bukanlah kandungan buah atau sayur yang didapatkan dengan cara mengonsumsinya. Melainkan tablet vitamin C yang bisa kita dapatkan dari apotek maupun swalayan, bahkan warung biasa.

Cara menghilangkan kutil dengan vitamin C:

  • Hancurkan tablet vitamin C menggunakan sendok atau bagian bawah gelas yang bersih.
  • Buat pasta dari bubuk vitamin C tersebut.
  • Oleskan pasta pada kutil menggunakan kapas bersih.
  • Tutup dengan plester, diamkan semalaman.
  • Ulangi setiap hari hingga kutil hilang.

#6 Daun Kemangi

Cara Menghilangkan Kutil dengan kemangi

Kamu sering menemukannya pada hidangan urap atau sebagai lalapan pecel ayam/lele. Selain terkenal sebagai obat bau badan dan pengusir nyamuk, daun kemangi juga mengandung antioksidan dan minyak esensial yang mampu meringankan peradangan serta mencegah infeksi.

Cara menghilangkan kutil dengan daun kemangi:

  • Buat pasta dari daun kemangi.
  • Oleskan pasta kemangi pada kutil, diamkan semalaman.
  • Ulangi setiap hari, hasilnya akan terlihat sekira 1-2 pekan.

Kutilmu ada di tangan, leher, wajah, atau bagian tubuh mana pun, sesuaikan saja mana yang sekiranya nyaman diaplikasikan. Misalnya kutil di wajah, gak mungkin kan kamu rendam mukamu selama seperempat jam di air garam?

Kalau kamu sulit menemukan madu yang asli, alih-alih pakai “madu” dari gula yang dikentalkan, lebih baik cari bahan lain yang mudah didapat. Misalnya nanas atau vitamin C. 

Di antara cara menghilangkan kutil dengan 6 bahan alami di atas, mana yang akan kamu coba lebih dulu? Semoga kutilmu bisa hilang sampai ke akarnya, ya! (Sudah kubantu doa, kamu yang usaha, tring!)