Si kakak lahir dengan berat 3 kg dan panjang 50 cm. Normal banget kan! Tapi sampai usia 2 tahunan berat badannya masih pas ambang bawah normal. Namun melihat keaktifannya, si kakak sepertinya sehat-sehat saja.

Sampai kemudian ketika aku hamil anak kedua, si sulung rutin pilek, yang awalnya kukira hanya gangguan kesehatan biasa.

flek paru paru
Photo by Hush Naidoo on Unsplash

Demam Tiap Bulan

Waktu itu tahun 2013, aku sering absen karena si kakak kerap demam di malam hari. Kalau anak sakit, aku gak bakal masuk kerja. Teman-teman dan bos tau betul, gak ada ceritanya aku ninggalin anak yang sedang demam.

Tapi kali itu aku merasa ada yang gak beres. Setiap bulan aku absen karena si kakak demam pilek. Awalnya tak terlalu diperhatikan, sebab demamnya pun tidak terlalu panas. Hanya sering merengek kemudian hidungnya beringus.

Itu terjadi pada malam hari, paginya si kakak nampak sudah baikan. Aktif tapi agak lesu. Walau cuma lesu, aku tetap meliburkan diri dari kantor. Nah, karena kejadiannya rutin tiap bulan, akhirnya kucek tanggal absenku dari presensi kantor.

Ternyata benar, si kakak demamnya berulang di tanggal yang berdekatan! Sudah kayak jadwal rutin bulanan. Akhirnya sulungku itu kubawa ke dokter, berbarengan dengan jadwal periksa kandungan.

Didiagnosis Flek Paru

Waktu itu belum ada aplikasi atau situs untuk informasi yang terjamin validitasnya. Ketika hamil si kakak, bidan bahkan melarangku sering-sering buka Google. Bikin overthinking, begitu kira-kira katanya.

Beda dengan sekarang, Google sendiri menyadari rentannya bot mereka memberi informasi palsu maupun yang dilebih-lebihkan. Jadi hanya situs yang digawangi para ahli yang direkomendasikan Google untuk hasil pencarian oleh pengguna.

Salah satunya situs halodoc yang menyediakan banyak informasi seputar kesehatan. Dari informasi tentang penyakit, obat, lokasi rumah sakit, hingga fasilitas untuk konsultasi ke dokter umum maupun spesialis.

Yang paling menarik menurutku, adalah informasi detail tentang obat sekaligus kemudahan untuk membelinya. Secara, aku seringnya kalau berobat dikasih obat begitu saja oleh apoteker faskes. Gak ada penjelasan rinci tentang obat yang diberikan. Paling banter hanya berapa kali sehari yang sebenarnya bisa dibaca di kemasannya.

Tapi maklum aja sih, kan pasien banyak. Dan barangkali orang lain juga gak tertarik untuk menyimak penjelasan panjang lebar dari petugas. Akunya aja kali yang pengin lebih.

Balik ke kasus si kakak. Aku masih “mengamalkan” larangan bidan untuk tidak sering-sering cari informasi kesehatan di internet. Jadi langsung konsultasi saja ke rumah sakit.

Baru saja stetoskop menempel di dada si kakak, dokter langsung bilang, “Harus dirontgen. Sepertinya ada flek!”

Kemudian dilakukan serangkaian tes oleh petugas lab. Dari tes darah, rontgen, dan berbagai tindakan yang diagnosis akhirnya menyebutkan, bahwa pasien mengalami flek paru. Abinya sampai nangis waktu itu.

Seorang ibu yang anaknya juga mengalami flek paru-paru menghiburku, “Enam bulan itu sebentar kok, Mbak. Ndak terasa nanti tau-tau selesai. Ini anak saya terakhir ambil obat, Alhamdulillah paru-parunya sudah bersih,” katanya.

Hikmah di Balik Sakit

Benar kata ibu yang dulu menenangkanku. Enam bulan itu bisa kami lalui dengan baik. Alhamdulillah paru-paru kakak sudah bersih, bahkan sebelum jadwal minum obat rutin selama enam bulan habis.

Yup, si kakak harus rutin meminum antibiotik pada waktu yang sama selama 6 bulan. Pada pasien tertentu, butuh tambahan 3 bulan lagi. Biasanya karena kurang disiplin.

Sebelum meresepkan obat, dokter yang menangani si kakak memintaku untuk mencari “biang” flek paru tersebut. Aku ingat betul kata-kata beliau, “Satu orang dewasa bisa menularkan hingga ke lima puluh anak!”

Dan Bu Dokter yakin sekali bahwa si kakak terkena flek akibat ditularkan oleh orang dewasa pengidap TBC yang ada di dekatnya. Ditanya siapa yang merokok, Kakak mainnya di mana, dll.

Waktu itu setiap hari kerja si kakak memang dititipkan di penitipan anak. Aku pun melapor ke TPA agar pengasuh diperiksa ke rumah sakit. Sebab menurut dokter, walau tidak langsung sembuh, jika diobati maka orang dengan TBC sudah tidak menularkan penyakitnya lagi ke orang lain.

Ini bocahnya saat baru sembuh dari flek 👇


Dulu sebelum rutin minum obat, si kakak sulit sekali diobati jika sakit. Jangankan minum obat, baru melihat botol sirup saja dia sudah muntah. Kasihan dan nyebelin sekaligus. Bahkan tak hanya obat kimia, melihat madu pun dia langsung kabur.


Waktu terkena flek paru, usianya sudah hampir 3 tahun. Aku kasih warning, “Mau dipaksa atau minum sendiri?” si kakak pilih minum sendiri, dan dia mengatur pikirannya sendiri agar bisa menelan obat dengan tenang.

Alhamdulillah, sekarang bobot tubuhnya sudah ideal. Kakak tidak lagi parno dengan obat, dan mengerti untuk tidak sembarang berbagi alat makan dan minum dengan orang lain. Maka saat covid menjadi momok sekarang ini, si kakak sudah teredukasi sejak jauh-jauh hari.

Kurang dua bulan lagi kita akan memasuki bulan Ramadan. Eh, yang benar Ramadan atau Ramadhan sih? Sebagai editor lepas yang sehari-hari gaul dengan KBBI dan PUEBI, inilah saatnya berbagi sedikit ilmu. Bukan sedikit ilmu, tapi ilmu yang sedikit!

Oke deh, biar kamu gak salah ketik lagi bulan depan, waktu mau kirim berbagai ucapan “hati tak sebening air” dan sebagainya, sebaiknya kamu simak ulasan berikut ini. 

ramadan atau ramadhan

Ramadan, Ramadhan, Romadhon, atau Ramazan?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata yang tepat untuk bulan puasa adalah Ramadan. Iya, Ramadan! Dengan R kapital, tanpa O dan H sama sekali.

Kenapa kita familier dengan kata ramadhan? Sebab dulu transliterasi Arab-Indonesia yang dipakai untuk huruf ض adalah “dh” (ada pula yang menggunakan “dl”). Uniknya, ada orang yang otomatis membaca “ra” dengan ro, ada yang tidak. Barangkali itulah yang membuat penulis kebingungan, ada yang pilih mengetik Ramadhan, Romadhon, Ramadlan, dst.

ramadan sesuai kbbi
Lalu kita pilih mana? Aku pribadi, untuk buku dan artikel tertentu tetap menggunakan kata baku sesuai KBBI atau Lema (Hah, apa lagi ini?) sebab kita kan menggunakan bahasa Indonesia. Kalau mengetik bahasa Inggris, ya ikut aturan bahasa Inggris. Gitu aja, gak usah repot-repot mikir!

Omong-omong soal transliterasi, masih ingat gak kasus kata insyaallah? Sempat beredar broadcast hoaks yang mencatut nama Zakir Naik perkara Insha Allah yang tidak boleh ditulis Insya Allah. Hal ini pernah dibahas oleh ahlinya di Twitter.

ramadan ramadhan ramazan

Masalahnya ada pada penggunaan “sy” untuk melatinkan huruf ش dalam bahasa Indonesia, sedangkan bahasa Inggris menggunakan “sh”. Begitu pula dengan Ramadan, ketika kita bingung antara Ramadan atau Ramadhan, banyak pengguna bahasa Inggris yang menggunakan kata Ramazan.

Terus kenapa aku malah pakai kata insyaallah, bukannya Insya Allah atau Insha Allah? Karena dalam bahasa Indonesia, insyaallah merupakan satu kata yang padu (walaupun dalam bahasa Arab insyaallah terdiri dari insya dan Allah). Yang penting kan pelafazannya. Orang saja jelas-jelas ditulis fitnah, masih dibaca pitnah!

Penulisan Nama Bulan dan Hari Menurut PUEBI

Tadi sudah kusebutkan bahwa kata Ramadan menggunakan R kapital (huruf besar). Lalu bagaimana dengan nama bulan lainnya? Sama. Gunakan huruf kapital juga. Muharam, Rajab, Januari, Desember, dsb.

Tak hanya berlaku untuk nama bulan, penulisan nama hari pun menurut pedoman umum ejaan bahasa  Indonesia (PUEBI), juga menggunakan huruf kapital. Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu/Ahad. Jumat ya, bukan Jum’at.

KBBI dan Lema

Tadi juga ada menyebut Lema, apa lagi itu, Kakak? KBBI itu kan kamus, semua kata yang dikenal dalam bahasa Indonesia, ada di dalamnya. Yang baku maupun yang tidak, tapi nantinya akan diarahkan pada kata yang baku. Sedangkan Lema, … apa ya? Aku ini cuma orang yang suka nulis dan sok-sok cerewet soal EBI. Tapi gak ngerti ngerti amat.

Tepatnya kesulitan menjelaskan. Kalau mau copas, ya tinggal buka KBBI Daring atau Wikipedia, lalu salin definisinya di sini. Tapi nggaklah, kamu aja!

Intinya Lema itu seperti Merriam Webster, sedangkan KBBI itu seperti kamus bahasa yang biasa kita pakai waktu sekolah. 1 Miliar Kata Bahasa Inggris. Penyusun kamusnya yakin kamu gak bakal ngitung, kan! Tesaurus (tiba-tiba ingat!) nah, itu kata kuncinya.

Kalau kamu suka nulis, ini loh situs yang harus kamu kunjungi, supaya tulisanmu gak rusak rusak amat:
Apakah aku sendiri selalu menulis sesuai PUEBI? Coba kamu perhatikan kata dan kalimat dalam artikel ini. Kalau kurang kerjaan, cek saja seisi blog iluvtari. Niscaya kamu mendapati banyak kata tidak baku yang kugunakan. Nah, curang!

Pertama, ada kata baku yang kelewat aneh untuk dituruti. Misalnya istikamah, bahasa Indonesia dari istiqomah. Baku, tapi gak enak dibaca. Rida, kata baku untuk ridho. Rida Allah terletak pada rida orang tua. Gak enak gak sih?

Kata “gak” saja, tidak ada di KBBI. Enggak adalah kata baku untuk nggak. Anggaplah ini gaya selingkung yang kugunakan khusus untuk blog iluvtari. Penerbit saja boleh, masa aku gak boleh punya selingkung sendiri.

Kedua, kata tertentu lebih populer di pencarian Google daripada kata lainnya. Misalnya gadget, yang meski tidak baku, tapi lebih banyak dicari orang ketimbang gawai. HP lebih populer dari ponsel, dst. Tapi ini hanya berlaku di blog ya, Gengs! Untuk buku atau artikel cetak lainnya, tetap kukembalikan ke PUEBI. Kita kan orang Indonesia!  

Ayo, ucapkan terima kasih! Kamu jadi tau kan, bahwa penulisan yang tepat untuk bulan puasa adalah … ayo, apa tadi, Ramadan atau Ramadhan?
Dalam rangka penghematan, kami sempat putus layanan Wireless Fidelity (Wi-Fi) di rumah. Lebih tepatnya isolir sementara. Setelah tiga bulan dan layanan diaktifkan lagi, laptopku malah tidak bisa konek ke wifi. Kamu sedang mengalami hal yang sama? 

Tahun lalu ketika suami belajar ke Jawa, aku memutuskan pakai kuota internet biasa. Karena di rumah cuma ada satu laptop dan tiga HP (dua di antaranya sudah gak prima lagi). Rasanya sayang kalau harus bayar tagihan bulanan.

Laptop Tidak Konek Wifi

Berdasarkan pengalaman itu, yang mana jaringan terasa oke-oke saja, makanya saat pandemi kami coba putuskan layanan sementara. Ternyata kondisinya tidak sama. Selama pandemi, aku, suami, dan anak-anak butuh jaringan internet yang stabil.

Yup, zoom! Ini kok kayak mau review aplikasi ya. Bukan, ini artikel organik kok. Maksudnya kami harus lakukan pertemuan daring yang kebanyakan memang menggunakan aplikasi zoom, yang mana itu butuh jaringan internet yang stabil.

Meski aku sudah gunakan empat simcard, dan lakukan penghematan dengan baik, nyatanya itu belum cukup. Apalagi setelah dihitung-hitung, karena gawainya nambah (kan suami sudah pulang), jadi sama saja dengan bayar tagihan bulanan, malah lebih mahal. Singkat kata, kami nyambung wifi lagi.  

Laptop Tidak Connect Wi-Fi

Awalnya semua normal. Tapi tau-tau, pagi saat mau mulai nulis, laptopku gak bisa connect ke wifi. Oh ya, wifi yang kupakai adalah wifi.id produk Indihome. Biasanya memang harus masukkan password tiap mau mulai, gak otomatis seperti wifi lain.

Sebelumnya yang seperti ini pernah terjadi, yang kulakukan adalah klik kanan wifi, lalu pilih Forget (lupakan jaringan) atau restart laptopnya. Ini adalah langkah andalan cewek pada umumnya. Apa pun alat elektroniknya, kalau error tinggal dimatikan lalu nyalakan lagi. Prinsipnya begitu. 

Tapi kali ini kedua cara itu gak ngefek sama sekali. Kukira yang salah wifi-nya, ternyata ketika kucoba tethering dari HP android, hotspot juga tidak terkoneksi. Sementara HP-nya sendiri, dan gadget lain di rumah, bisa terhubung tanpa masalah sama sekali.

Jadi jelas masalahnya di laptop, karena tidak bisa mendeteksi wifi apa pun, dari HP maupun modem. Sebelumnya wifi tersambung tapi tidak ada internet, lalu belakangan langsung gagal login tanpa basa-basi sama sekali!

Kenapa Laptop Tidak Konek Wifi?

Berdasarkan pengalamanku pribadi, biasanya penyebab laptop tidak konek wifi adalah:
  • Masalah dari sananya, alias gangguan provider.
  • Kesalahan pengguna, seperti salah password, salah pencet (nonaktif wifi, mengaktifkan mode pesawat, dll)
  • Browser untuk landing wifi error, kebanyakan cache.
  • Daftar wifi yang terhubung melebihi batas.
  • Dll.    

Cara Mengatasi Laptop atau PC Tidak Terhubung ke Wifi

Laptop yang kupakai menggunakan Windows 10, merk Acer (sebenarnya ini gak ngefek sih). Karena hapus wifi, nonaktif lalu aktifkan kembali, sampai restart laptop tidak berpengaruh, jadi kulakukan tiga langkah ini. 

Ketiganya bisa diterapkan di komputer biasa, gak harus laptop. Karena sistemnya sama. Beda versi Windows pun harusnya bisa, yang penting alurnya tepat. Kan bedanya hanya di istilah. OOT dikit, kenapa sampai sekarang masih banyak yang masih pakai Photoshop 7? Karena dia paling simpel dan gak kalah dengan versi terbaru. Intinya itu-itu juga. 

Lebih kurang begitu juga deh dengan Windows. Walaupun kamu pakai Windows 7 atau versi lain, kemungkinan cara yang sama bisa kamu terapkan jika mengalami PC atau laptop tidak bisa konek wifi.

Bersihkan Cache Browser

Cara pertama yang kulakukan adalah dengan menghapus cache browser. Default browser di laptopku Chrome, jadi kubersihkan tapi kotak form tidak kucentang. Supaya password yang sudah tersimpan gak ikut terhapus. Ribet kalau harus mengingat-ingat lagi, walau sebagian besar sudah kusimpan.

Laptop Tidak Konek Wifi
Password dan autofill tidak dicentang supaya gak repot isi lagi.
Harapannya ketika wifi landing, dia memulai baru. Gak terpengaruh jejak lama. Biasanya ini berhasil. Tapi untuk sekarang, ternyata bukan cache masalahnya. Kuganti default browser, beralih ke Mozilla Firefox, lalu ke Internet Explorer, ternyata sama. Jadi yang bermasalah di laptopku bukan browser.

Kamu tetap perlu mencoba langkah di atas. Siapa tau untuk kasusmu, masalahnya di situ. Oke lanjut, aku menuju langkah berikutnya. 

Reset Wifi

Selain membersihkan cache browser dan mengganti browser yang jadi default, aku juga menghapus semua wifi yang pernah terhubung. Hal ini pernah efektif mengatasi masalah laptop tidak konek wifi. Mungkin melebihi batas, karena laptopnya dibawa ke mana-mana dan pakai wifi di mana saja.

Tapi itu pun masih belum menyelesaikan masalahku. Maka yang kulakukan berikutnya adalah menyeting ulang wifi. Caranya, klik ikon wifi di kanan bawah laptop, lalu pilih Network & Internet settings.

penyebab laptop tidak konek wifi
Scroll ke bawah, "Reset now" ada di ujung.
Scroll ke bawah, ada Network reset. Klik, lalu pilih Reset now! Aku gak bisa kasih tampilan print screen karena sekarang laptopku sudah baik-baik saja. Jika ada peringatan, pilih saja yes atau yang semacamnya. Nanti di akhir proses, laptop atau PC akan restart. Jika tidak, kamu restart manual saja. 

Ubah Settingan dari BIOS

Karena semua cara sudah kulakukan, tapi laptopku tak juga bisa terhubung ke wifi, akhirnya kucoba cara terakhir ini. Yaitu mengubah settingan bios, yang layar biru sebelum komputer menyala itu loh!

Cara masuk ke sana, kamu restart atau matikan laptop/PC. Menjelang menyala, tekan F2 (kadang F1, F12, atau tombol delete, entah tergantung apa). Pada layar bios, kamu cari Internet Stack. Gunakan navigasi pada keyboard, lihat instruksi sesuai tombol di sebelah kanan.

Para cewek, gak usah ragu untuk masuk ke bios. Kalau belum terbiasa mungkin kamu khawatir ada yang keliru, tapi sistem komputer itu sebenarnya ramah kok. Bukan soal pilih kabel merah atau biru, salah pilih meledak, gak seseram itu!

Nah untuk kasus laptopku, ternyata Internet Stack dalam posisi disabled. Jadi kuubah ke enabled, lalu save (tombol F10 atau lihat keterangan di kanan). Jangan tekan tombol Esc (keluar/exit) begitu saja tanpa save lebih dulu.

Setelah laptop menyala kembali, wifi yang tersedia di sekitar rumah langsung terdeteksi oleh laptopku. Akhirnya! Bayangkan kalau aku buru-buru ke servis. Sudah jelas gak ada garansi, minimal kena lima puluh ribu. Lumayan, bisa untuk beli ayam sekilo lebih itu!

Jangan bete ya, kalau tutorialnya panjang dengan narasi, bukan poin-poin. Cewek mah gitu, perlu kisah untuk sebab-akibat. Bacanya pelan-pelan, kalau buru-buru biasanya malah emosi, komputernya makin ogah diajak kerja sama. Hehe. 

Jadi gitu deh pengalamanku mengatasi laptop tidak konek wifi. Nulisnya bukan modal hasil googling, tapi berdasarkan pengalaman pribadi. Semoga bermanfaat!
Dari hari ke hari ada saja kasus seksual yang nyeleneh. Entah itu berupa video viral, pelecehan, prostitusi online, dll. Ada pula kasus yang belum lama terjadi, chat pasien covid dengan perawat yang melakukan kegiatan seksual sesama jenis. Mungkin mereka belum tau bahaya anal seks ya! 

bahaya anal seks

Baik dilakukan oleh kaum homo maupun penganut heteroseksual, anal seks sama sekali bukan perilaku yang aman. Jangan sekali-kali penasaran deh, risikonya gak sebanding dengan rasa yang katanya nikmat. Nikmat? Bayanginnya aja jijik! 

Dikutip dari hellosehat, sodomi dan anal seks berisiko tinggi merusak anus. Secara fungsi, anus tidak tepat digunakan untuk kegiatan seksual. Sebab strukturnya mudah rusak dan mengandung banyak bakteri sebagai konsekuensi lewatnya feses saat buang air besar.

Sedikitnya ada empat efek buruk yang kamu dapatkan jika bermain-main dengan kegiatan yang tidak lazim itu.

1. Infeksi

bahaya anal seks

Tidak sedikit korban sodomi atau pelaku anal seks yang mengalami pembekakan di anus. Selain benjolan, gejala lain sebagai tanda infeksi adalah sembelit, pendarahan pada anus, dan demam menggigil.

Saat berkonsultasi pada seseorang atau berobat langsung di faskes (fasilitas kesehatan), pasti dokter dan nakes lainnya akan memberimu berbagai pertanyaan yang gak boleh kamu jawab dengan kebohongan. Dan meski bohong, mereka tetap bisa mengetahui kebenarannya.

Bayangkan, di tengah sakit yang menyiksa, kamu juga harus menanggung malu karena sakitmu mengandung aib. Oke, anggaplah kamu nggak merasa malu. Tapi bagaimana dengan keluargamu? 

2. Inkontinensia Alvi

bahaya anal seks

Inkontinensia alvi adalah kondisi di mana seseorang tidak dapat mengontrol keinginan buang air besar. Blong! Kedengaran remeh, bahkan lucu. Tapi alangkah memalukan jika itu sampai terjadi.

Orang yang berulang kali melakukan anal seks atau disodomi, otot-otot di sekitar anusnya mengalami kerusakan sehingga tidak dapat menahan feses yang keluar. Boro-boro bisa kentut dengan aman, kamu bahkan butuh pembalut untuk mengganjal agar tidak tembus.

Feses sih bisa ditahan, apa kabar aromanya? Hanya demi kenikmatan sekian menit, kamu kehilangan teman-teman. Menyesal juga percuma, Bro!

3. Proctitis

bahaya anal seks

Proctitis adalah peradangan pada anus dan lapisan rektum (saluran dari anus ke usus besar). Proctitis bisa terjadi sebentar atau menahun, tergantung sebab dan penanganannya. 

Daripada sibuk mengobati akibatnya, lebih baik mencegah bahaya anal seks sejak awal kan. Cinta itu beda loh dengan syahwat. Cinta bisa melahirkan syahwat, syahwat belum tentu menumbuhkan cinta. Lebih ke candu yang merusak!

4. Infeksi Menular Seksual

bahaya anal seks

Penyakit kelamin tidak hanya mengancam korban sodomi, pelakunya pun bisa mendapatkan dampak buruk seperti HIV, gonorea, herpes kelamin, chlamydia, dll.

Itulah alasan kenapa Islam melarang kegiatan seksual dari arah belakang. Bukan untuk menghalangi manusia dari kesenangan, justru menyelamatkan manusia dari kesenangan sementara yang besar efek buruknya.

Bahaya anal seks bukan isapan jempol semata, Gengs. Empat yang kusebutkan di atas baru efek kesehatan, belum lagi akibat sosialnya. Itu baru kondisi fisik, psikisnya tak kurang menakutkan.

Lalu bagaimana solusinya? Yang paling penting adalah meningkatkan intensitas ibadah, apa pun agamamu. Berikutnya, jagalah pergaulan. Sebab orang dengan orientasi seks normal pun bisa terpengaruh lingkungan yang sebaliknya.

Meningkatkan spiritualitas dan menjaga pergaulan akan mengerucut pada doa dan usaha agar kita terhindar dari kejahatan pelaku sodomi. Keduanya saling berkaitan dan melengkapi.

Sila baca artikel Cara Mengatasi LGBT dan Penyebab HIV AIDS sebagai tambahan upaya, agar terhindar dari bahaya anal seks. Semoga bermanfaat ya, Gengs!
Assalamu'alaykum! Kita langsung bahas bacaan surat al Kahfi latin dan artinya, yuk! Keutamaanya sudah pernah kutulis sebelumnya di blog keroyokan. Sekarang kita fokus ke sepuluh ayat pertama surah al Kahfi.

Bacaan Surah al Kahfi 1-10

Alhamdulillah sekarang makin banyak yang paham bahwa hari Jumat identik dengan surah al Kahfi, bukan Yasin. Baca surah Yasin juga boleh, surah apa pun oke. Tapi berdasarkan dalil yang kuat, ada banyak faedah membaca surah al Kahfi pada malam dan hari Jumat.

Selain itu, sebagaimana yang kita tau, menghafal sepuluh ayat pertama dari surah al Kahfi juga berguna untuk menjauhkan kita dari fitnah Dajjal. Tokoh yang setiap nabi mewanti-wanti umatnya akan kedatangan makhluk ini.

Ada sebagian orang yang karena banyak faktor, kesulitan menghafal sepuluh ayat tersebut. Jadi di sini akan kutuliskan bacaan latin surah al Kahfi untuk membantu siapa saja yang kesulitan menghafal dari tulisan Arabnya.

Alih-alih menyerah, kita harus berusaha dong! Karena Dajjal itu bukan mitos, dia pasti datang. Kapan pun dia muncul, kita harus siap. Btw kenapa cuma sepuluh ayat? Karena yang disebutkan hadits memang cuma sepuluh ayat pertama. 

Tulisan latin yang kubuat di bawah tidak mengikuti kode-kode transliterasi. Bukan apa-apa, akunya nggak hafal. Jadi pilihan hurufnya masih mengikuti aturan lama, seperti dza, tsa, dst. Kalau panjang, huruf vokalnya kudobel. Kalau tasydid, huruf konsonan yang didobel. Keterangan lain ada di bawah.

Surah Al Kahfi 1-10

Tulisan Arab Surat Al Kahfi

Bacaan Surah al Kahfi


Bacaan Latin Surat Al Kahfi

  1. Alhamdulillaahilladziii anzala ‘alaa ‘abdihil kitaaba walam yaj’allahuu ‘iwaja.
  2. Qoyyimal liyundziro ba,sansyadiidam milladunhu wa yubasysyirol mu,miniinalladziina ya’maluunashshoolihaati anna lahum ajron hasanaa.
  3. Maa kitsiina fiihi abadaa.
  4. Wa yundzirolladziina qoolut takhodzallaahu waladaa.
  5. Maa lahum bihii min ‘ilmiwwalaa li aabaaaihim. Kaburot kalimatan takhruju min afwaahihim iyyaquuluuna illaa kadzibaa.
  6. Fala’allaka baakhi’un nafsaka ‘alaa aatsaarihim illam yu,minuu bihaadzal hadiitsi asafaa.
  7. Innaa ja’alnaa maa ‘alal ardhi ziinatallahaa linabluwahum ayyuhum ahsanu ‘amalaa.
  8. Wa innaa lajaa’iluuna maa ‘alayhaa so’iidan juruzaa.
  9. Am hasibta anna ashhabal kahfi warroqiimi kaanuu min aayaatinaa ‘ajabaa.
  10. Idz awal fityatu ilal kahfi faqooluu robbanaaa aatinaa milladunka rohmataw wahayyi,lanaa min amrinaa rosyadaa.

Keterangan:

  • Aaa dan iii (tiga huruf vokal) menandakan panjang bacaan yang lebih panjang dari mad biasa.
  • ‘ (kutip atas) menandakan huruf ain. , (koma) menandakan hamzah.
  • Meski sudah diupayakan sesuai tajwid, ada baiknya dibaca sambil mendengar mp3 atau video oleh ustaz yang mahir (imam masjidil haram, misalnya). 

Terjemah Surah al Kahfi

  1. Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok.
  2. Sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik.
  3. Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.
  4. Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, “Allah mengambil seorang anak.”
  5. Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka, mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka.
  6. Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur'an).
  7. Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya.
  8. Dan Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang di atasnya menjadi tanah yang tandus lagi kering.
  9. Apakah engkau mengira bahwa orang yang mendiami gua, dan (yang mempunyai) raqim itu, termasuk tanda-tanda (kebesaran) Kami yang menakjubkan?
  10. (Ingatlah) ketika pemuda-pemuda itu berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa, “Ya Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

Kandungan Surat Al Kahfi

Surat al Kahfi merupakan surah makiyyah (diturunkan sebelum Nabi hijrah). Berjumlah 110 ayat dan berada pada urutan surat ke-18 di dalam Al-Qur’an. Berada pada juz 15 dan 16 (pertengahan Al-Qur’an).

Di dalamnya terdapat kisah para pemuda yang ditidurkan Allah selama 309 tahun di dalam gua, juga tentang seorang yang sombong karena kekayaan dan yakin bahwa hartanya akan kekal. 

Juga ada kisah tentang Nabi Musa yang belajar hikmah kepada Nabi Khaidir, yang mana Allah memperlihatkan betapa terbatasnya pengetahuan manusia. Serta kisah Zulkarnain yang memisahkan Ya'juj dan Ma'juj dari manusia lain karena kejahatan mereka. 

Surah al Kahfi 1-10

Demikan ulasan tetang surah al Kahfi ayat 1-10, dari bacaan surah al Kahfi dalam tulisan latin sampai kandungannya. Makin penasaran kan dengan ayat-ayat Al-Qur’an? Baca tafsirnya lagi, yuk! Biar bisa bertadabbur.