Tahukah Kamu, Kenapa Android Selalu Memakai Nama Makanan?

Photo by 贝莉儿 DANIST on Unsplash

Sebagai pengguna ponsel android, sadarkah kamu bahwa pada setiap serinya Android selalu menggunakan nama makanan? Lebih spesifik, makanan manis yang disesuaikan dengan abjad. Kenapa Android selalu memakai nama makanan?
Versi pertama Android rilis pada tahun 2009 dengan nama Cupcake. Disusul Android Donut di tahun yang sama. Bulan selanjutnya, versi Eclair dirilis untuk menyempurnakan para pendahulunya.
Tahun 2010, Google kembali meresmikan android versi terbaru masa itu. Sesuai urutan abjad, maka dipilihlah nama Froyo, singkatan dari Frozen Yoghurt. Pada akhir 2010, Froyo digantikan posisi kemutakhirannya oleh Android Gingerbread.
Awal tahun 2011, lahirlah Honeycomb, disusul Ice Cream Sandwich pada bulan Oktober-nya. Pada versi inilah ponsel android semakin populer di Indonesia. Bersaing dengan sistem operasi Symbian dan Smartphone Blackberry yang sekarang sudah almarhum.
Pertengahan 2012, ponsel pintar dengan OS Android Jelly Bean mulai menggusur para saingannya. Google terus memperbarui versi android dengan seri-seri terbaru. Kitkat, Lollipop, Marshmallow, Nougat, Oreo, dan yang teranyar, Pie. Kenapa Android selalu memakai nama makanan?

Dalam perjalanannya dengan daftar makanan manis, meningkat pula kemampuan Android yang akhirnya mampu menjungkal pesaing-pesaingnya. Kini, nyaris semua pengguna ponsel pintar lebih memilih sistem operasi ini dibanding yang lain.
Lalu, kenapa harus Oreo, Nougat, dll? Ternyata Tim Google punya filosofi sendiri. Dengan harapan Android dapat menjadikan hidup semakin manis, maka dipilihlah makanan-makanan manis sebagai nama setiap versinya.

Saat ini sudah muncul Android Q, tapi kepanjangan dari apa huruf Q itu, belum admin temukan jawabannya. Kamu tahu?

Yang penting alasan kenapa Android selalu memakai nama makanan, sudah diketahui!

Komentar