Tanpa perlu diajari, semua orang tahu fungsi mainan adalah untuk menghibur. Lebih dari itu, beberapa mainan bahkan dibuat sebagai alat edukasi. Mengajak anak belajar sambil bermain.
Siapa sangka, ternyata bukan hanya TV yang sering menyesatkan anak-anak. Mainan juga bisa! Gak nyangka kan? 11 mainan di bawah ini adalah sebagian di antara benda ngawur itu.
60 Amalan Pelebur Dosa
Photo by Alan Tang on Unsplash

Alhamdulillah, setelah BAGIAN 1 dan BAGIAN 2, akhirnya kita masuk ke bagian akhir. Semoga. Karena lumayan juga ngetik dari 26 sampai 60. Bayangkan pahalanya biar semangat!

Sebelum gulir ke bawah, perlu admin ulang bahwa tulisan ini disarikan dari Kitab 
٦٠ باباً من أبواب الأجر وكفارات الخطايا - دار الوطن 
yang diterjemahkan oleh Abdurrauf Amak, Lc. Jadi bukan pinter-pinteran yang punya blog! 

Kemudian, kalau kamu merasa aneh dengan kata "salat, wudu, istikamah, fardu", dsb di blog ini, jangan buru-buru naik tensi. Itu adalah upaya admin menyesuaikan dengan KBBI, walau banyak juga bertebaran kata-kata tidak baku di sini. Gak konsisten dong! Iya memang. So?

Oke kita kita lanjut! Amalan pelebur dosa yang ke ...
26. MEMBANGUN MASJID
"Barangsiapa membangun masjid karena mengharapkan keridaan Allah, maka dibangunkan baginya yang serupa di surga." HR. Bukhari, No. 450.

27. BERSIWAK
"Seandainya tidak mempersulit umatku, niscaya saya perintahkan mereka untuk bersiwak pada setiap salat." HR. Bukhari II/No. 331 dan HR. Muslim, No. 252.

28. BERANGKAT KE MASJID
"Barangsiapa berangkat ke masjid pada waktu pagi atau sore, niscaya Allah mempersiapkan baginya tempat persinggahan di surga setiap kali ia berangkat pada waktu pagi atau sore." HR. Bukhari, Juz. II/No. 124 dan HR. Muslim, No. 669.

29. SALAT LIMA WAKTU
"Tiada seorang muslim kedatangan waktu salat fardu kemudian ia memperbagus wudunya, kekhusyukkannya dan rukuknya kecuali hal itu menjadi pelebur dosa-dosa yang dilakukan sebelumnya selama ia tidak melakukan suatu dosa besar. Dan yang demikian itu berlaku sepanjang masa." HR. Muslim, No. 228.

30. SALAT SUBUH DAN ASAR
"Barangsiapa salat pada dua waktu pagi dan sore (Subuh dan Asar) maka ia masuk surga." HR. Bukhari, Juz. II/No. 43.

31. SALAT JUMAT 
"Barangsiapa berwudu lalu memperindahnya, kemudian ia menghadiri salat Jumat, mendengar dan menyimak (khutbah) maka diampuni dosanya yang terjadi antara Jumat pada hari itu dengan Jumat yang lain dan ditambah lagi tiga hari." HR. Muslim, 857.

32. SAAT DIKABULKANNYA PERMOHONAN PADA HARI JUMAT
"Pada hari ini terdapat suatu saat bilamana seorang hamba muslim bertepatan dengannya sedangkan ia berdiri salat seraya bermohon kepada Allah sesuatu, tiada lain akan dikabulkan permohonannya."
HR. Bukhari, Juz. II/No. 344 dan HR. Muslim, No. 852.

33. MENGIRINGI SALAT FARDU DENGAN SALAT SUNAH RAWATIB
"Tiada seorang hamba muslim salat karena Allah setiap hari 12 rakaat sebagai salat sunah selain salat fardu, kecuali Allah membangunkan baginya rumah di surga." HR. Muslim, No. 728.

34. SALAT DUA RAKAAT SETELAH MELAKUKAN DOSA
"Tiada seorang hamba yang melakukan dosa, lalu ia berwudu dengan sempurna kemudian berdiri melakukan salat dua rakaat, lalu memohon ampunan Allah, melainkan Allah mengampuninya." HR. Abu Daud, No.1521.

35. SALAT MALAM
"Salat yang paling afdal setelah salat fardu adalah salat malam."
HR. Muslim, No. 1163.

36. SALAT DUHA
"Setiap persendian dari salah seorang di antara kalian pada setiap paginya memiliki kewajiban sedekah, sedangkan setiap tasbih itu sedekah, setiap tahmid itu sedekah, setiap tahlil itu sedekah, setiap takbir itu sedekah, memerintahkan kepada yang makruf itu sedekah dan mencegah dari yang mungkar itu sedekah, tetapi semuanya itu dapat terpenuhi dengan melakukan salat dua rakaat duha." HR. Muslim, No. 720.

37. SELAWAT KEPADA NABI
"Barangsiapa berselawat kepadaku satu kali, maka Allah membalas selawatnya itu sebanyak sepuluh kali." HR. Muslim, No. 384.

38. PUASA
"Tiada seorang hamba berpuasa satu hari di jalan Allah melainkan Allah menjauhkannya karena puasa itu, dari neraka selama tujuh puluh tahun." HR. Bukhari, Juz. VI/No. 35.

39. PUASA TIGA HARI PADA SETIAP BULAN
"Puasa tiga hari pada setiap bulan merupakan puasa sepanjang masa."
HR. Bukhari, Juz. IV/No. 192 dan HR. Muslim, No. 1159.


40. PUASA RAMADAN
"Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadan karena keimanan dan ihtisab (mengharap pahala), maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu." HR Bukhari 4/221, Muslim 760.

41. PUASA ENAM HARI BULAN SYAWAL
"Barangsiapa melakukan puasa Ramadan, lalu ia mengiringinya dengan puasa enam hari pada bulan Syawal, maka hal itu seperti puasa sepanjang masa."
HR. Muslim, 1164.

42. PUASA ARAFAH
"Puasa pada hari Arafah (9 Zulhijah) dapat melebur (dosa-dosa) tahun yang lalu dan yang akan datang." HR. Muslim, No. 1162.

43. PUASA ASYURA
"Dan dengan puasa hari Asyura (10 Muharam) saya berharap kepada Allah dapat melebur dosa-dosa setahun sebelumnya." HR. Muslim,No. 1162.

44. MEMBERI HIDANGAN BERBUKA BAGI ORANG YANG BERPUASA
"Barangsiapa yang memberi hidangan berbuka bagi orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti pahala orang berpuasa itu, dengan tidak mengurangi pahalanya sedikit pun." HR. Tirmidzi, No. 807.

45. SALAT DI MALAM LAILATUL QADR
"Barangsiapa mendirikan salat di (malam) Lailatul Qadr karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu."
HR. Bukhari Juz. IV/No. 221 dan HR. Muslim, No. 1165.

46. SEDEKAH
"Sedekah itu menghapuskan kesalahan sebagaimana air memadamkan api."
HR. Tirmidzi, No. 2616.

47. HAJI DAN UMRAH
"Dari umrah ke umrah berikutnya merupakan kafarat (penebus dosa) yang terjadi di antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga." HR. Muslim, No. 1349.

48. BERAMAL SALEH PADA 10 HARI BULAN ZULHIJAH
"Tiada hari-hari, beramal saleh pada saat itu lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini, yaitu 10 hari pada bulan Zulhijah. Para sahabat bertanya, 'Dan tidak (pula) jihad di jalan Allah?' Beliau bersabda, 'Tidak (pula) jihad di jalan Allah, kecuali orang yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian ia tidak kembali lagi dengan membawa sesuatu apa pun.'"
HR. Bukhari, Juz. II/No. 381.

49. JIHAD DI JALAN ALLAH
"Bersiap siaga satu hari di jalan Allah adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya, dan tempat pecut salah seorang kalian di surga adalah lebih baik daripada dunia dan seisinya." HR. Bukhari, Juz. VI/No. 11.

50. INFAK DI JALAN ALLAH
"Barangsiapa membantu persiapan orang yang berperang maka ia (termasuk) ikut berperang, dan barangsiapa membantu mengurusi keluarga orang yang berperang, maka ia pun (juga) termasuk ikut berperang." HR. Bukhari, Juz.VI/No. 37 dan HR. Muslim, No. 1895.

51. MENSALATI MAYIT DAN MENGIRINGI JENAZAH
"Barangsiapa ikut menyaksikan jenazah sampai disalatkan maka ia memperoleh pahala satu qirat, dan barangsiapa yang menyaksikannya sampai di kubur maka baginya pahala dua qirat. Lalu dikatakan, 'Apakah dua qirat itu? Beliau saw menjawab, 'Seperti dua gunung besar.'" HR. Bukhari, Juz. III/No. 158.

52. MENJAGA LIDAH DAN KEMALUAN
"Siapa yang menjamin bagiku sesuatu antara dua dagunya dan dua selangkangannya, maka aku jamin baginya surga."
HR. Bukhari, Juz. II/No. 264 dan HR. Muslim, No. 265.

53. KEUTAMAAN MENGUCAPKAN LAA ILAHA ILLALLAH DAN SUBHANALLAH WA BI HAMDIH
"Barangsiapa mengucapkan:
((لاَ إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ)) sehari 100 kali, maka baginya seperti memerdekakan 10 budak, dan dicatat baginya 100 kebaikan,dan dihapus darinya 100 kesalahan, serta doanya ini menjadi perisai baginya dari setan pada hari itu sampai sore. Dan tak seorang pun yang mampu menyamai hal itu, kecuali seseorang yang melakukannya lebih banyak darinya." Dan beliau bersabda: "Barangsiapa mengucapkan: (( سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ )) satu hari 100 kali, maka dihapuskan dosa-dosanya sekalipun seperti buih di lautan."
HR. Bukhari, Juz. II/No. 168 dan HR. Muslim, No. 2691.

54. MENYINGKIRKAN GANGGUAN DARI JALAN
"Saya telah melihat seseorang bergelimang di dalam kenikmatan surga dikarenakan ia memotong pohon dari tengah-tengah jalan yang mengganggu orang-orang." HR. Muslim.


55. MENDIDIK DAN MENGAYOMI ANAK PEREMPUAN
"Barangsiapa memiliki tiga anak perempuan, di mana ia melindungi, menyayangi, dan menanggung beban kehidupannya, maka ia pasti akan mendapatkan surga." HR. Ahmad dengan sanad yang baik.

56. BERBUAT BAIK KEPADA HEWAN
"Ada seseorang melihat seekor anjing yang menjilat-jilat debu karena kehausan, maka orang itu mengambil sepatunya dan memenuhinya dengan air kemudian meminumkannya pada anjing tersebut, maka Allah berterimakasih kepadanya dan memasukkannya ke dalam surga." HR. Bukhari.

57. MENINGGALKAN PERDEBATAN
"Aku adalah pemimpin rumah di tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan perdebatan padahal ia dapat memenangkannya." HR. Abu Daud.

58. MENGUNJUNGI SAUDARA-SAUDARA SEIMAN
"Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang para penghuni surga? Mereka berkata, "Tentu, wahai Rasulullah." Maka beliau bersabda, "Nabi itu di surga, orang yang jujur di surga, dan orang yang mengunjungi saudaranya yang sangat jauh dan dia tidak mengunjunginya kecuali karena Allah, maka ia di surga." Hadits hasan, riwayat At-Thabrani.

59. KETAATAN SEORANG ISTRI TERHADAP SUAMINYA
"Apabila seorang perempuan menjaga salatnya yang lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, dan menjaga kemaluannya serta menaati suaminya, maka ia akan masuk surga melalui pintu mana saja yang ia kehendaki." HR. Ibnu Hibban, hadits shahih.

60. TIDAK MEMINTA-MINTA KEPADA ORANG LAIN
"Barangsiapa yang menjamin dirinya kepadaku untuk tidak meminta-minta apa pun kepada manusia maka aku akan jamin ia masuk surga."
Hadits shahih, riwayat Ahlus Sunan.


 Jangan lupa dibagikan ke orang-orang tersayang ya, Teman ....

forest talk with netizens jambi

Beginilah kegiatan rutin setiap hari. Kadang larut malam, kadang pagi-pagi buta; ngumpulin air PDAM. Kalau tidak dipaksa melek, bisa-bisa besok gak mandi. Nunggu air ditemani aroma asap karhutla (kebakaran hutan dan lahan) yang masuk ke rumah. Jangan tanya rasanya. Tapi biarlah, dengan atau tanpa asap, nanti saatnya mati ya mati. Hitung-hitung menghapus dosa. 
Jadi teringat acara FTWN beberapa hari lalu di Swiss Belhotel. 
forest talk with netizens jambi

Forest Talk With Netizens yang diadakan oleh Yayasan Doktor Sjahrir (YDS) bekerja sama dengan The Climate Reality Project Indonesia, atau lebih sering disebut Climate Reality Indonesia (CRI) itu, diadakan pada 31 Agustus 2019. Bertema "Menuju Pengelolaan Hutan Lestari", acara ini dihadiri tidak kurang dari 50 orang warganet yang ada di Kota Jambi.
YDS adalah Organisasi Nirlaba yang dibentuk untuk meneruskan misi sosial almarhum Dr. Sjahrir. Bergerak lintas sektor, termasuk bidang pendidikan, kesehatan, dan lingkungan (yayasandoktorsjahrir.id). Sedangkan CRI lebih kurang mirip dengan YDS tapi dengan cakupan yang lebih spesifik, yakni pada perubahan iklim. CRI adalah cabang dari The Climate Reality Project yang didirikan oleh mantan Wakil Presiden AS, Albert Arnold Gore (climatereality.or.id).
Sebelum di Jambi, acara yang sama sudah pula dilaksanakan di Jakarta, Palembang, Pontianak, dan Pekanbaru.
Konyol kalau sampai Jambi gak masuk daftar lokasi acara, sebab bersama beberapa wilayah di Sumatra dan Kalimantan, Jambi termasuk yang terkena dampak kerusakan hutan paling parah di Indonesia.
Konon, sejak tahun 90-an asap karhutla sudah jadi menu tahunan provinsi ini. Aku sih sudah lahir sejak sebelum tahun itu, tapi gak inget kalau dulu pernah berasap-asap gini. Yang kuingat, zaman itu ada koin gambar rumah gadang yang bisa buat beli pempek dua biji. 
Tapi kenangan buruk tahun 2015 rasanya gak mungkin terlupa, ini akan jadi bahan ceritaku untuk anak-cucu kelak, supaya mereka lebih paham kondisi alam dan bisa mengantisipasi hal yang sama atau lebih buruk lagi pada zamannya kelak. 
Pertengahan Juli sampai awal Oktober di 2015 itu, orang Jambi bisa kehilangan patung Sultan Thaha gubernuran dari pandangannya, padahal hanya berdiri di Taman Anggrek. Penerbangan banyak ditunda, bahkan dibatalkan. Sekolah libur, rumah sakit ramai oleh penderita ISPA. Semua karena asap pekat yang mengisi paru-paru kami selama berbulan-bulan.

FTWN dimoderatori oleh Amril Taufik Gobel dengan pemateri Ibu Amanda Katili Naode selaku manajer CRI. Kemudian ada Ibu Atiek Widayati dari Tropenbos Indonesia, dan Ibu Elly Telasari perwakilan APP (Asia Pulp and Paper).
Pada sesi materi Memahami Perubahan Iklim dan Menyikapinya oleh Ibu Amanda, peserta dibuat terperangah dengan fakta-fakta yang beliau paparkan. Oh ya, sebentar. Tanpa maksud apa-apa, jujur aku suka dengan style si ibu. Mirip dengan Iriani R. Tandy dan beberapa orang hebat dengan gaya yang simpel. Kaus Natgeo-nya bagus! Hehe.
Misalnya foto pertama ini. 

forest talk with netizens jambi

Kalau sebagai orang Jambi terkejut aku terheran-heran dengan hujan lokasi yang kerap terjadi. Di Amerika dan Australia dalam waktu yang sama, satu mengalami suhu sangat rendah, satu lagi sangat tinggi. Kondisi ekstrem yang mirip dengan kita di Indonesia, ketika Jakarta kebanjiran, Jawa Timur mengalami kekeringan.
Sama sekali bukan fenomena unik, melainkan fenomena mengerikan. Kalau kita tidak segera berbuat, bagaimana nasib generasi nanti? Melihat anak-anakku yang sekarang rajin ngedumel kalau diberi PR oleh gurunya, aku pikir gimana nanti setelah mereka dewasa. Berhadapan dengan tagihan rumah dan mobil? Apa-apaan ini!
Lebih dari itu, mereka akan berhadapan dengan perubahan iklim yang lebih parah dari hari ini. Semoga itu tak keburu terjadi. Kita harus berubah dari sekarang!
Berbagai bencana yang terjadi akibat ketidakseimbangan alam, nyata adalah hasil dari perbuatan manusia sendiri.
forest talk with netizens jambi

Emisi, yakni pemancaran cahaya, panas, atau elektron dari suatu permukaan benda padat atau cair (definisi menurut KBBI) berbagai kegiatan di atas mengakibatkan kerusakan pada lapisan Bumi. Kita mengenalnya dengan istilah efek rumah kaca. Ketika isi alam dieksplorasi, gas-gas yang ada di dalamnya naik. Ditambah dengan aktivitas manusia yang tak terelakkan, hasil lepasan dari itu semualah yang mengakibatkan perubahan iklim yang menghasilkan cuaca ekstrem.
forest talk with netizens jambi

Setiap ada masalah, pasti ada solusi. Begitu kata para motivator. Dan begini solusi konkret yang disarankan CRI lewat Ibu Amanda:
Pertama dengan mitigasi, yaitu upaya memperlambat proses perubahan iklim global. Artinya sejak awal sudah dipahami, bahwa perubahan iklim ini tidak mungkin terhindarkan. Jadi yang bisa dilakukan manusia adalah membuat proses ini jadi lebih selow. Untuk kita-kita yang receh ini, hal sederhana yang bisa dilakukan adalah menghemat penggunaan pakaian, kertas, bahan plastik, dan pengelolaan sampah sederhana.
Sisanya kuanggap tugas pemerintah, karena kewenangan soal perizinan dsb ada di tangan mereka. Mungkin terkait ini, kita cuma bisa mendoakan agar makhluk satu dunia ini sadar, kita secara berjamaah sedang menghadapi ancaman besar.
forest talk with netizens jambi

Kedua, dengan adaptasi. Alam berubah, kita pun berubah. Sederhananya seperti orang naik haji. Sebelum berangkat, kita pasti mencari tahu dan berusaha menyesuaikan tubuh dengan kondisi di Arab sana. Kayak sudah naik haji aja! Ya maksudnya bersehat-sehatlah, karena debu sekarang beda dengan debu zaman emak-emak dulu. Makanan sekarang campurannya tidak sesehat dulu, dst.
Lagi-lagi itu hanya contoh remeh yang bisa kita lakukan. Menghasilkan penemuan-penemuan baru yang dapat melindungi manusia kita serahkan saja pada ahlinya. Dan meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim global lebih tepat jadi PR pemerintah. Karena kalau semua kamu yang mikirin, selamat nggak. Stres iya.

Lanjut sesi kedua!
Tadi sudah dibahas bagaimana perubahan iklim secara global, sebab dan efeknya. Kalau lupa, kamu balik lagi ke atas ya! Biar paham kenapa berikutnya Ibu Atiek Widayati lebih spesifik membahas hutan; Pengelolaan Hutan dan Lanskap yang Berkelanjutan.
Kuncinya ada di gambar pie, di sana disebutkan bahwa penyebab paling besar dari perubahan iklim adalah rusaknya hutan. Maka sebagai utusan Tropenbos, inilah lebih kurang yang beliau sampaikan.
Hutan mengalami deforestasi (perubahan permanen dari areal berhutan menjadi areal tidak berhutan atau tutupan lainnya sebagai akibat dari aktivitas manusia), degradasi (perusakan atau penurunan kualitas hutan dari segi tutupan, biomasa, dan atau aspek lainnya), dan konversi (perubahan bentuk sesuai fungsi baru yang dimaksudkan).
Akibat dari ketiga hal tersebut, hutan kehilangan kemampuan dalam menyerap karbon di udara. Apa yang terjadi selanjutnya? Kita akan balik lagi ke materi pertama, tentang perubahan iklim dan cuaca esktrem.
forest talk with netizens jambi

Saat mengawali materinya, Ibu Atiek juga sempat menyinggung adanya konflik hewan dan manusia akibat rusaknya habitat hewan di hutan. Di hari yang sama, lewat pukul 10 malam, masuk chat WA dari salah satu kontakku berisi link berita tentang harimau yang muncul di dekat permukiman warga di Dusun Buat, Kecamatan Bathin III Ulu, Kabupaten Bungo.

forest talk with netizens jambi
jambiseru.com

Di kota, sejak 2008 sering terlihat Suku Anak Dalam yang mengemis di jalanan. Alhamdulillah sekarang hanya sesekali terlihat. Sayang aku sering lupa memotret kejadian di jalanan karena malas pegang HP kalau sedang bawa motor. No pic hoax? Kan ada Google yang bisa mengkonfirmasi. Kukutip dari jambi-independent.co.id (6/3/19), salah satu dari 33 orang Suku Anak Dalam yang dikembalikan Dinsos Kota Jambi mengaku sulit mencari makan karena maraknya pembukaan hutan.
Tuh, luar biasa kan efek rusaknya hutan? Jangankan hewan, manusia yang dikaruniai akal pun seperti kehabisan akal akibat perbuatan manusia lainnya.
Tropenbos atau Yayasan Tropenbos Indonesia yang diwakili Ibu Atiek memiliki visi menjembatani kesenjangan antara pengetahuan dan praktik tentang tata kelola lanskap hutan yang lebih baik (tropenbos-indonesia.org). Btw, beberapa link sumber di artikel ini menggunakan bahasa Inggris loh! Untung aku ngerti English dikit-dikit, jadi tahu … tahu cara menggugeltransletkan.
Untuk mengembalikan fungsi hutan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan. Di antaranya penghijauan, restorasi, penanaman pohon, agroforestri (kombinasi pepohonan dengan tanaman pertanian), dll.
Kalau itu terdengar terlalu berat, kita masih bisa kok buat yang mudah. Misalnya tidak ikut-ikutan membakar lahan, tidak asal menebang pohon, membeli hasil hutan atau kerajinan yang tidak merusak hutan (dengan begini kita menghargai upaya masyarakat sekitar hutan, sehingga mereka tidak mengambil yang seharusnya tidak diambil dari hutan tsb). Dan sebagai pengguna internet, ayo dong, posting yang faedah tentang hutan. Jangan curhat gaje melulu!

Setelah sesi kedua ini, seharusnya materi ketiga diisi oleh Ibu Murni Titi Resdiana dari Kantor Urusan Khusus Presiden bidang Pengendalian Perubahan Iklim. Tapi karena ada sesuatu hal, yang aku gak dengar apa, akhirnya presentasi beliau dibacakan oleh Ibu Amanda.
Melihat dari materi Ibu Titi, lebih tepat kalau kita langsung lompat ke pameran mini. Sebab apa yang ada pada materi Pohon dan Ekonomi Kreatif, telah dipraktikkan langsung oleh para exhibitor hebat ini.

Adalah Kain Vinto yang membuat seantero ruang kagum dengan produk ekspornya. Gak akan cukup blog ini untuk menceritakan proses menuju sukses yang dilalui Bang Vinto, sang owner. Bukan cukup ruang atau cukup waktu untuk membaca. Tapi gak cukup tenagaku ngetiknya!
forest talk with netizens jambi

Produk di atas ada yang dibuat dari alang-alang, pandan rawa, dll hasil alam tanpa merusak ekosistem. Hebatnya lagi, proses pewarnaannya tidak menggunakan bahan kimia. Mengkudu, lumut, bahkan getah pisang bisa disulap menjadi pewarna alami kain dan produk Bang Vinto lainnya.
Pameran Kain Vinto aslinya memang sekadar ajang pamer, sebab kita. Ralat, aku. Gak bakal "tega" membeli produknya. Tas pandan itu dibanderol 800 ribu rupiah, seharga 3 pasang seragam sekolah anak. Apalagi syal yang terbuat dari alang-alang yang dimix dengan sutra. Aku gak berani nanya!
forest talk with netizens jambi
Bang Vinto sedang uji coba (instagram.com/kain_vinto)

Produk Kain Vinto juga tidak menyasar pembeli lokal. Barangnya dikirim ke Jepang, Filipina, Malaysia, Turki, dan beberapa negara lain. Jangan asal kagum, melihat perjuangan Bang Vinto, kamu juga bisa ciut. Beliau meneliti dan mempelajari semua bahan tadi hingga ke Thailand dan Jepang. Kuliahnya juga di Inggris. Aduh, Bang. Jauh kali kau merantau!

Selanjutnya ada Rengkerengke, kreasi anyaman khas Jambi.
forest talk with netizens jambi
instagram.com/rengkerengke & WAG

Bros, topi, dan (kebanyakan) plakat di atas terbuat dari rotan, keladi hutan, dll yang dianyam oleh Suku Anak Dalam (SAD). Ada baiknya Mas Ali Rengke (panggilan ownernya begitu) bekerja sama dengan Dinas Sosial yang capek bolak-balik mulangin SAD ke daerah, supaya diberdayakan saja. Apalagi beliau juga mengeluhkan sedikitnya tenaga penganyam. Dari 14 orang tersisa 2 orang saja, itu pun sudah sepuh.
forest talk with netizens jambi

Rengkerengke pernah ditawari ekspor dengan jumlah besar, tapi karena ketidakmampuan mengerjakan, akhirnya tawaran itu dilepas. Sayang banget sebenarnya. Tapi memang terlalu riskan jika diambil. Selain karena tenaga pengayamnya sedikit, orang-orang dari SAD juga tidak mau (atau mungkin belum paham) dengan sistem penjualan konsinyasi. Mereka maunya jual putus, dan bagaimana pun hasil anyamannya, Mas Ali tetap akan membeli.
Gak kebayang deh, mau untung kudu nombok dulu!

Kita ke stand berikutnya. Dulu, mendengar kata “jamur”, yang muncul di benak adalah gatal-gatal. Sekarang, kriuk-kriuk!
Langsung ketebak kan? Yup, jamur krispi! Menurutku, camilan satu ini mirip dengan franchise yang hilang timbul di pinggir-pinggir jalan. Bedanya, Jamur Ragel (akronim dari rasa gemilang) hadir justru untuk menolong mereka yang muncul dan tenggelam itu.
forest talk with netizens jambi
Alkisah, para petani jamur di Maro Sebo, Muaro Jambi, mengalami kerugian karena tak banyak yang bisa dibuat dari jamur hasil panen mereka. Maka muncullah dua pahlawan cantik sebagai penyelamat. Dengan kemampuan mereka mengolah dan mengemas jamur tiram, jadilah Ragel kudapan yang renyah di mulut dan ringan di kantong. Inilah satu-satunya bahan pameran yang bisa kubeli. Hiks!
forest talk with netizens jambi
instagram.com/ragel.id

Karena ekshibisi satu lagi, yaitu hasil produksi masyarakat Desa Makmur Peduli Api (DMPA) keburu hilang saat acara usai. Padahal aku mengincar keripik tempenya.
Nah, terkait DMPA ini, pada sesi materi akhir ada Ibu Elly Telasari utusan APP, yang untuk wilayah Jambi diwakili PT Wira Karya Sakti (WKS). Proyek DMPA adalah bagian dari kompensasi APP terhadap masyarakat di sekitar perusahaan, yang mana masyarakat tersebut dibina untuk dapat meningkatkan pendapatan mereka.
forest talk with netizens jambi
Kenapa uraian APP kuletakkan di belakang? Karena materi yang dipaparkan lebih pada semacam klarifikasi. Ini pendapatku pribadi loh ya. Seolah ungkapan, “Bukan kami yang bakar hutan ya!”
“Ini loh yang sudah kami buat!”
“Kami bertanggung jawab kok dalam mengelola hutan!”
forest talk with netizens jambi

Apalagi sampai saat ini Tanjung Jabung (lokasi yang sama dengan PT WKS) masih dipenuhi asap. Di bawah ini foto kiriman keponakanku yang berdomisili di sana.
forest talk with netizens jambi

Terakhir, ada koleksi penyelenggara yang ikut dipamerkan di acara ini. Berupa kain tradisional dari berbagai daerah, terutama yang sudah dijadikan lokasi event FTWN, yang dibuat dari bahan alam tanpa merusak hutan.
forest talk with netizens jambi
Jadi kalau diurutkan dari awal hingga ujung materi, lebih kurang begini; Saat ini terjadi perubahan iklim yang menghasilkan cuaca ekstrem dan ketidakseimbangan alam (materi 1). Semua itu terjadi paling banyak disebabkan karena rusaknya hutan (materi 2). Seharusnya kita bisa memanfaatkan hutan dengan lebih arif (materi 3). Salah satu contoh pemanfaatan hutan yang bertanggung jawab (materi 4).

Yang masih mengganjal pikiranku adalah, menjelang makan siang peserta disuguhi demo masak yang inspiratif, tapi sulit dipraktikkan. Bukan soal bahan, aku emang gak suka masak. Kalau gak suka jadinya ya gak bisa. Gapapa, yang penting kan bisa makan.
forest talk with netizens jambi

Mengganjal pikiran karena sampai detik ini aku gak tahu apa rasa masakan chef itu. Sebab setelah dimasak, hasilnya cuma difoto. Atau mungkin akunya yang keburu kabur sebelum sesi icip-icip itu terjadi? Entahlah. Yang penting ilmu dan pengalaman yang kudapat sudah lebih dari cukup kok.
Dan akhirnya, acara yang dimulai sekira pukul 9 itu diakhiri dengan pengumuman pemenang live Instagram dan Twitter setelah lepas Zuhur. Banyak ilmu yang didapat, banyak kesan yang tertinggal.
forest talk with netizens jambi

Kalau kamu penasaran dengan acara ini, akan diadakan di mana lagi? Atau ingin tahu lebih banyak tentang exhibitor yang hadir, kamu bisa mampir ke lestarihutan.id, di sana akan kamu temukan info yang bermanfaat untuk diketahui.


forest talk with netizens jambi

forest talk with netizens jambi
sibuk moto-moto orang, kasian gak ada yang moto mereka!

Terima kasih untuk para penyelenggara, terutama yang namanya belum disebutkan di atas. Tidak akan mengurangi kebaikan teman-teman semua yang telah menularkan pemahaman dan semangat memperbaiki alam, hutan, dan lebih utama lagi, tingkah laku kita dalam menghargai ciptaan Yang Maha Kuasa. Semoga output yang didapat sesuai dengan yang diharapkan. 
Kapan-kapan main ke Jambi lagi ya! Undang aku lagi, haha!

Capek banget kan bacanya? Panjang gila. Nih, artikel lain tentang lingkungan. Biar maki capek!

perbuatan yang menghapus dosa
Foto oleh Rifky Nur Setyadi di Unsplash

السلام عليكم
Apa kabar kawan-kawan? Alhamdulillah admin sehat. Kalau disambung dengan semoga kamu sehat dan blabla lainnya, pasti terlalu standar. Walaupun itu masuk juga dalam doa admin, sesekali.

Menyambung artikel islami sebelumnya (BAGIAN 1) yang dinukil dari kitab ٦٠ باباً من أبواب الأجر وكفارات الخطايا - دار الوطن, kali ini admin akan menambahkan hingga poin ke-25. Sebelumnya ada yang komplain, kenapa angka 60-nya gak ikutan ditulis Arab. Itu sudah ya!

Oke, langsung kita lanjut ke urutan 11! 

11. Menjenguk Orang Sakit
Tiada seorang muslim pun membesuk orang muslim yang sedang sakit pada pagi hari, kecuali ada 70.000 malaikat berselawat kepadanya hingga sore hari. Dan apabila ia menjenguk pada sore harinya, mereka akan selawat kepadanya hingga pagi hari. Dan akan diberikan kepadanya sebuah taman di surga. HR. At-Tirmidzi, No. 969.


12. Membantu Melunasi Utang
Barangsiapa meringankan beban orang yang dalam kesulitan, maka Allah akan meringankan bebannya di dunia dan di akhirat. HR. Muslim, No.2699.

Hadits ini cocoknya dipakai oleh mereka yang mapan. Kalau yang biasa utang, jangan coba-coba memperalat dalil untuk dapat utangan tanpa bayar!

13. Menutup Aib Orang Lain
Tidaklah seorang hamba menutup aib hamba yang lain di dunia, kecuali Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat. HR. Muslim, No. 2590.


14. Menyambung Tali Silaturahmi
Silaturahmi itu tergantung di `Arsy (singgasana Allah) seraya berkata, "Barangsiapa yang menyambungku maka Allah akan menyambung hubungan dengannya, dan barangsiapa yang memutuskanku maka Allah akan memutuskan hubungan dengannya."
HR. Bukhari, Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim, No. 2555.

Kapan-kapan kita bahas tentang orang yang hobi memutus silaturahmi ya! Semoga kita dijauhkan dari tabiat buruk itu atau yang semisal atau lebih buruk lagi. Aamiin.

15. Berakhlak Baik
Rasulullah saw ditanya tentang apa yang paling banyak memasukkan manusia ke dalam surga, maka beliau menjawab, Bertakwa kepada Allah dan berbudi pekerti yang baik. HR. Tirmidzi, No. 2003.

Sayangnya, tidak sedikit dari kita yang ketika baru ngaji justru kedodoran di sini. Ilmu nambah, adab menguap. Hey, jangan menggosip!

16. Jujur
Hendaklah kalian berlaku jujur karena kejujuran itu menunjukan kepada kebaikan, dan kebaikan menunjukan jalan menuju surga. HR. Bukhari Juz. X/No. 423 dan HR. Muslim., No. 2607.


17. Menahan Marah
Barangsiapa menahan marah padahal ia mampu menampakkannya, maka kelak pada hari kiamat Allah akan memanggilnya di hadapan para makhluk, dan menyuruhnya untuk memilih bidadari yang ia sukai. HR. Tirmidzi, No. 2022.

No komen, beraattt!

18. Membaca Doa Penutup Majelis
Barangsiapa yang duduk dalam suatu majelis dan banyak terjadi di dalamnya kegaduhan lalu sebelum berdiri dari duduknya ia membaca doa سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

(Maha Suci Engkau Ya Allah dan dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu, melainkan ia akan diampuni dari dosa-dosanya selama ia berada di majelis tersebut. HR. At-Tirmidzi, Juz III/No. 153.

19. Sabar
Tidaklah suatu musibah menimpa seorang muslim baik berupa malapetaka, kegundahan, rasa letih, kesedihan, rasa sakit, kesusahan sampai-sampai duri yang menusuknya kecuali Allah akan melebur dengannya kesalahan-kesalahannya. HR. Bukhari, Juz. X/No. 91.


20. Berbakti kepada Orang Tua
Sangat celaka, sangat celaka, sangat celaka! Kemudian ditanyakan, "Siapa, ya, Rasulullah?" beliau bersabda, Barangsiapa yang mendapati kedua orang tuanya atau salah satunya di masa lanjut usia, kemudian ia tidak bisa masuk surga. HR. Muslim, No. 2551.

Sekarang mungkin kita pada masa "berusaha menjadi anak yang tidak durhaka", nanti pada masanya, akan masuk pada fase "berusaha menjadi orang tua yang tidak durhaka". Orang tua durhaka? Tunggu artikelnya ya!

21. Berusaha Membantu Para Janda Dan Kaum yang Lemah
Orang yang berusaha membantu para janda dan fakir miskin sama halnya dengan orang yang berjihad di jalan Allah. Dan saya (perawi) mengira beliau berkata: Dan seperti orang melakukan qiyamullail yang tidak pernah jenuh, dan seperti orang berpuasa yang tidak pernah berbuka. HR. Bukhari, Juz. X/No. 366.

Catat! "Membantu para janda." Bukan menikahi janda-janda cantik!

22. Menanggung Anak Yatim
Saya dan penanggung beban hidup anak yatim itu di surga seperti begini. Seraya beliau menunjukan kedua jarinya; jari telunjuk dan jari tengah.
HR. Bukhari, Juz. X/No. 365.

23. Wudu
Barangsiapa yang berwudu, kemudian ia memperbagus wudunya, maka keluarlah dosa-dosanya dari jasadnya, hingga keluar dari ujung kukunya.
HR. Muslim, No. 245.

24. Bersyahadat Setelah Berwudu
Barangsiapa berwudu lalu memperbagus wudunya kemudian ia mengucapkan:
أشْهَدُ أنْ لاَّ إلهَ إلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ ورَسُوْلُُُهُ،
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ
(Saya bersaksi bahwa tiada Tuhan yang haq selain Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa Muhammad hamba dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang yang bertobat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci), maka dibukakan baginya pintu-pintu surga dan ia dapat memasukinya dari pintu mana saja yang ia kehendaki.
HR. Muslim, No. 234.

25. Membaca Doa Setelah Azan 
Barangsiapa mengucapkan doa ketika ia mendengar seruan azan:
اَللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ والصَّلاَةِ القَائِمَةِ, آتِ مُحَمَّداً الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيْلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَاماً مَّحْمُوْداً الَّذِيْ وَعَدتَّهُ
(Ya Allah pemilik panggilan yang sempurna dan salat yang ditegakkan, berilah Muhammad wasilah (derajat paling tinggi di surga) dan kelebihan, dan bangkitkanlah ia dalam kedudukan terpuji yang telah Engkau janjikan), maka ia berhak mendapatkan syafaatku pada hari kiamat.
HR. Bukhari, Juz. II/No. 77.


Bersambung ke BAGIAN 3