Pengalaman Bergabung dengan Warung Umat, Penipu?

, , 9 comments
Kamu pernah lihat iklan Warung Umat? Tertarik banget kan untuk gabung? Kalau aku sih yes! Padahal sudah pengalaman duit rontok gaje untuk investasi di platform yang mirip. Jadi inget dulu, ada coach bisnis yang bilang, kalau invest itu ibarat buang duit. Harus siap!

pengalaman warung umat

Pengalaman Warung Umat

Ini bukan review berbayar, Gengs. Untuk menjatuhkan juga nggak, cuma mau curhat. Aku juga gak bakal share cara gabung Warung Umat. Selain lupa dan malas buka-buka lagi, aku juga belum dapat apa-apa selain emosi.  

Bulan Maret lalu, aku nemu iklan Warung Umat di blog Fun. Setelah klik, langsung deh masuk ke webnya. Bukan iming-iming keuntungan yang bikin aku semangat bergabung, tapi kata-kata Islam, ekonomi umat, ukhuwah, dsb, itu yang membuat iman yang secuil ini terketuk. 

Maka setelah mengisi data ini itu dan melakukan pembayaran, jadilah toko online milikku sendiri. Keren, ya? Sayangnya hidup gak sesimpel itu.

Menjelang toko jadi, bergabunglah aku ke dalam grup WA yang berisi anggota Warung Umat. Awal-awal, admin selalu menyapa, mengingatkan untuk bergabung dalam webinar atau menyimak video di kanal Youtube mereka.

Kalau tak salah ada dua grup waktu itu, tapi aku tak ingat bedanya. Yang jelas di kedua grup ini, admin hanya berinteraksi satu arah. Walau chat tidak dikunci, tapi ia terus memberi pengumuman tanpa menanggapi pertanyaan anggota.

Keuntungan Warung Umat

Sampai detik ini, kalau memang masih ada pahala setelah aku ngedumel, barangkali itulah satu-satunya keuntungan bergabung dengan Warung Umat. Atau tambah pengalaman, jadi tau rasanya dikacangin pihak yang sebelumnya merayu untuk gabung. Habis manis sepah dilepeh.

login warung umat

Kekurangan Warung Umat

Belakangan iklan Warung Umat sudah tak terlihat lagi. Waktu iseng kuketik kata “warung umat” di kolom pencarian Google, salah satu saran dari mesin pencari malah kata “penipu”. Artinya tidak sedikit orang yang mencari “warung umat penipu”. Berarti bukan cuma aku yang dibuat gondok oleh platform satu ini.

Kalau dilist, inilah kekurangan Warung Umat berdasarkan pengalamanku bergabung sejak beberapa bulan lalu:

Produk yang Dijual Sangat Sedikit

Awalnya aku berencana membuat banner yang akan dipajang di blog ini. Tapi sejak toko iluvtari.yukberkah itu jadi hingga artikel ini diposting, itu-itu sajalah barang dagangannya. Alih-alih nawarin orang, aku aja gak pengin.

Tidak Ada Pendampingan

Waktu aku bergabung ke platform penerbit iklan dan program affiliate, sejak approve sampai sekarang selalu ada menghubungi untuk menanyakan kesulitan-kesulitan yang dialami. Contohnya involve, itu daftarnya free, tapi layanannya maksimal.

Pinterest aja yang ikut andil ngasih traffic ke iluvtari, rajin ngasih pelatihan dan menyediakan ruang untuk diskusi. Warung Umat? Sekalipun gak pernah nanya, begitu bayaran diterima. Yang penting dah bayar, abis itu serah lu mau jualan apa nggak! Gitu kali.   

Respons Admin Superburuk

Inilah yang paling fatal. Sudah habis kesabaranku menghubungi admin Warung Umat yang somse gak ketulungan. Entah yang chat itu manusia atau bot, pokoknya suka-suka dia aja. Aku chat pertama, dia jawab lusa.

Terus kutanya lagi, gak dijawab. Entah nunggu Imam Mahdi datang atau Nabi Isa turun. Baik chat di grup maupun wapri, gak ada respons. Di grup saja admin sibuk mengirim amunisi promo tanpa peduli anggota nanya ini itu.

Kesimpulan Review Warung Umat

Niat kita ingin berkontribusi untuk kebangkitan umat, tapi semangat ini kerap dimanfaatkan kaum kapitalis dengan modal slogan syariah, sunnah, halal, berkah, dsb. Aku gak bilang Warung Umat penipu atau semacamnya, hanya saja sampai hari ini aku merasa diabaikan seabai-abainya. Kemitraan macam apa ini?

Ya sih duit yang keluar gak sampai 100, hanya 96 atau 98 ribu. Tapi coba hitung, ada berapa pengguna internet di Indonesia. Ada pasar Muslim yang besar di sini! Sejuta orang saja yang tertarik, sudah hampir 100 juta mereka dapat.

Hebatnya orang Indonesia itu murah hati. Ah, duit segitu ikhlasin ajalah. Mudah-mudahan dapat pahala niat. Yang nipu pasti dapat balasan. Baik itu Warung Umat atau platform lain, atau sekian banyak pihak yang kerap memanfaatkan semangat beragama masyarakat Muslim Indonesia. 

9 komentar:

  1. Assalamualaikum wr wb

    Tadinya aku tertarik bgt lho pngen ikutan mitra warung umat.
    Kalo kayak gni sih wrong umat kali namanya ya...
    Thank miss Tari. Salam sukses Dan Salam warning umat
    A to apalah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. wa'alaykum salam. iya, mudah2an ada perbaikan utk warung umat dan yg lainnya. terima kasih

      Hapus
  2. Q ini barusan kena tipu,,,q tf utk pemesanan speaker Qur'an,,malah yg dtg poster generasi cinta ilmu,,rugi donk q,,secara harga nya jauh beda banget speaker Qur'an sama poster,,q udh telp CS GK pernah di angkat,,WA GK pernah di blz,,truz q kudu piye Iki ,,,bener2 mendzolimi org lain ini..

    BalasHapus
    Balasan
    1. lain kali komen pake link blognya gan, minimal profil blogger. ini kutayangin biar org2 baca, jd lebih hati2

      Hapus
  3. Ada pengalaman tentang pinjaman online gak ya ,coz sekarang lagi menjamur 1.bank nya
    2.korbannya
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. di twitter banyak, gan! di sini kebanyakan yg kutulis pengalaman pribadi. insyaallah aku gak tertarik dg pinjol, dah jelas mudaratnya

      Hapus
  4. Alhamdulillah...Nemu artikel mba tari ini..baru aja donk, kubliat iklan si WU dan dgn iseng ku cb isilah data utk gabung jd reseller WU dan benar saja lgsg srh transfer 97rb something gitu... Alhamdulillah masih ALLAH kasih petunjuk dari iklan ngajak bisnis yg sesat dan menyesatkan...Smg tuh founder, tim dan semuanya WU segera sadar dan taubat deh ya agar tidak melakukan pembodohan publik dan melakukan kedzaliman di zaman yg apa2 lg serba susah gini..

    BalasHapus
  5. Klo hasil dr yg saya baca kesimpulannya bagus judulnya digantu..jangan warung umat tapi lebih cocok penipu umat

    BalasHapus
  6. Assalamualaikum mbak...
    Yang ditulis sejalan ama pengalaman saya dengan warung umat. Tadinya saya join warung umat berharap mencari tambahan karena saya ada pengalaman dulu banged jualan kosmetik produk oriflame. Tapi warung umat ini beda banged ya, saya samapai sekarang pun ga mudeng, dengan hal mendasar, untuk tiap produk itu harga jualnya mana, lalu harga jual itu harga kita selaku member atau harga jual keluar...dan pertanyaan lain. Ga tahu mesti nanya ke siapa, karrna kalau nanya adminnya pun tidak mendapat jawaban yang menjawab pertanyaan...sedih liat warung unat, jargonnya muslim, tapi pengelolaannya dan komitmen bisnisnya jauh banged dari perliku muslim yang seharusnya dalam bisnis

    BalasHapus

pembacaku nan baik budi, gunakan profil google yg jelas ya, yg pake wp juga boleh langsung nama blognya. yg penting jgn anonim, pelan2 tamu anonim akan dihapus komennya dr blog ini.