Wajah Tersenyum Padahal Hati Menangis, Kamu Mungkin Mengidap Eccedentesiast!

, , 3 comments
perilaku eccedentesiast adalah
123rf.com
Kesannya seram ya, mengidap! Padahal, eccedentesiast (dibaca eksidentisias) bukanlah kelainan atau kondisi psikologi yang berbahaya.
Menyembunyikan kesedihan di balik senyuman, itulah yang disebut dengan eccedentesiast. Hal ini banyak dilakukan orang, terutama perempuan.
Bukan karena gangguan saraf, hormon, dsb. Perilaku ini adalah bagian dari pertahanan diri seseorang yang tidak ingin menyusahkan orang lain, dan berusaha tegar menghadapi masalah. Karena pada dasarnya orang dengan eccedentesiast memiliki karakter mandiri.
Di satu sisi, seorang eccedentesiast adalah manusia tangguh yang dapat meredam kesedihan di balik senyumnya. Bukankah ini terlihat lebih menyenangkan ketimbang melihat orang yang bad mood sepanjang hari? Tapi di sisi lain, kesedihan yang terus menerus dipendam justru bisa berakhir dengan depresi.
Kamu tentu pernah mendengar berita tentang orang yang bunuh diri sementara keluarga dan temannya mengira korban baik-baik saja. Itulah salah satu kelihaian orang dengan eccedentesiast. Menggunakan topeng keceriaan untuk menutupi kesedihan yang mendalam.
Lalu bagaimana menyembuhkannya?

perilaku eccedentesiast adalah
Seperti disebutkan di awal. Eccedentesiast bukanlah kelainan yang patut diwaspadai. Ini semacam kepribadian seseorang yang harus dikelola dengan baik.
Jika kamu mendapati dirimu mengalami eccedentesiast, kamu harus yakin bahwa tidak satu manusia pun di dunia ini yang tidak punya masalah. Atau jika kamu mendapati teman atau saudaramu tengah mengalami kesedihan, jangan paksa ia untuk tersenyum. Biarkan ia bercerita untuk melepaskan bebannya.
10 Trik Psikologi Sederhana, Dijamin Faedah!
Tapi pastikan bahwa yang diceritakan adalah masalah, baik sekadar melepas unek-unek atau benar-benar mencari solusi. Bukan justru bergosip, karena yang terakhir ini justru berpotensi menjadi masalah baru.
Jika kamu terlalu sungkan untuk bercerita, lepaskan bebanmu lewat tulisan. Bukan di status medsos, tapi tulis atau ketiklah pada tempat yang dirahasiakan. Baca lagi pada satu atau dua bulan ke depan. Kamu akan mendapati, betapa konyol kesedihanmu saat itu.
Atau jika saat kamu membacanya, kamu masih bersedih, kamu tetap bisa mengambil pelajaran dari kejadian saat itu. Intinya kamu harus percaya, manusia mendapat masalah karena ia mampu menyelesaikan masalah.

perilaku eccedentesiast adalah
brilliantperspectives.com
Apalagi kalau kamu seorang Muslim, Allah mengirimkan masalah bukan untuk kamu selesaikan. Tapi untuk melihat bagaimana responsmu terhadap masalah. Solusi sih gampang, Allah yang kasih masalah. Ya Allah yang selesaikan.
Btw kok dari tadi kamu terus. Maksudnya kita!

3 comments:

  1. wahh... ternyata ada istilahnya juga ya bagi orang yang masih tersenyum padahal hatinya menangis. Aku baru tau... Sebaiknya jangan dipendam sendiri, tapi mengadu benar-benar ke Allah....

    ReplyDelete
  2. Kenapa kaum oerempuan pandai banget menyembunyikan luka? Huhuhu aku banget sih ini

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo duit gak enak disembunyiin, enaknya dihambur2

      Delete