5 Kebiasaan yang Menunjukkan Ciri Kepribadianmu

, , 6 comments
Biasanya kita mengenali seseorang dari ciri fisiknya. Pernah gak terpikir bahwa kebiasaan sehari-hari ternyata menunjukkan ciri-ciri kepribadian kita? Nggak usah dijawab, makan waktu!

Jadi nih, aku ketemu bacaan bagus di brightside tentang kebiasaan sehari-hari yang menunjukkan karakter seseorang. Bukan soal introvert atau ekstrovert, melainkan kepribadian kita secara umum. Yang informasi ini bisa kita gunakan untuk jaga-jaga bahasa tubuh, juga untuk melihat karakter seseorang.

Eh paham gak sih? Kok rasanya ribet ya. Udah deh, kamu lanjut baca aja ke bawah. Kalau belum paham juga, sila komentar. Biasanya kujawab, apalagi kalau ada hadiahnya.

Cara Membawa Tas

ciri kepribadian

Tas di sini adalah yang BUKAN ransel atau tas punggung. Ada empat tipe orang dilihat dari cara membawanya.

Tas di siku, lengan ditekuk: Ini tipe profesional. Kalau gak ada bau-bau pejabat, hampir gak mungkin bisa lakukan ini secara otomatis.

Tas dikepit lengan: Orang yang tidak peduli penampilan. Ya kayak mamak-mamak di pasar subuh. Siapa yang peduli, yang penting dapat harga murah!

Tas digantung di bahu: Tipe rileks dan terbuka. Yes, aku! Cuma klaim, nyatanya banyak yang bilang aku pendiam. Mereka tertipu.

Memegang tas pada bagian bawah, bersama talinya: Sedang merasa tidak aman. Nyatanya memegang tas seperti itu sangat tidak nyaman, kan?

Cara Selfie

ciri kepribadian

Menurut sciencedirect, orang yang ramah cenderung mengambil gambar dari bawah. Orang yang teliti sangat memperhatikan latar saat berswafoto. Dan orang yang suka mengambil gambar dengan gaya mulut bebek adalah manusia yang gelisah.

Makanya hati-hati kalau memposting foto di medsos, sifat dan kepribadianmu bisa ditebak orang. Jangan kira yang mencari tau ciri-ciri kepribadian kita hanya orang iseng, sebab orang iseng biasanya gak main sejauh itu.

Cara Berjalan

ciri ciri kepribadian dari kebiasaan

Kalau sedang sedih, biasanya secara refleks kita akan lebih sering menunduk. Jadi orang yang cenderung menunduk saat berjalan, menurut penelitian adalah pribadi yang rapuh dan murung.

Sebaliknya, mengangkat kepala saat berjalan bisa membuatmu nampak lebih percaya diri. Jangan dilebih-lebihkan, gak usah membusung lebay. Pokoknya gak kayak orang cari duit jatuh.

Selain itu, kalau kamu sedang sedih dan bawaannya pengin nangis aja, coba lihat ke langit. Biasanya trik ini ampuh untuk menangkal air matamu jatuh. Tau kenapa? Pelajaran SD; gravitasi!

Cara Salaman

ciri ciri kepribadian

Tau nggak, Nabi Muhammad kalau salaman, tangannya menggenggam mantap. Bukan sekadar nempel kayak orang gak niat salaman. Ternyata secara psikologis, menurut American Psychological Association, orang yang genggaman tangannya kokoh adalah pribadi yang terbuka dan percaya diri.

Sebaliknya, mereka yang bersalaman ala orang lepay adalah pribadi rapuh yang penuh kecemasan. Mungkin jadi beda kasus setelah pandemi ini ya. Bersalaman bukan hal yang wajib, saat tertentu justru mending dilewatkan.

Waktu Interaksi dengan HP

ciri kepribadian

Menurut penelitian, orang yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan HP akan lebih sering cemas daripada yang minim interaksi dengan benda tsb. Nyatanya orang-orang yang mengaku bekerja dengan gawai sebenarnya tak sampai setengah dari total waktunya digunakan benar-benar untuk bekerja.

Medsos dan berita online membuat penggunanya sering berdebat, membawa emosi buruk ke rumah dan orang-orang terdekat yang secara fisik nyata ada di sekitarnya. Berselisih dengan yang jauh tapi mengorbankan yang dekat. Alhasil di mana-mana punya musuh, gimana gak stres?

Salah satu jurnal yang diterbitkan NCBI (Pusat Nasional untuk Informasi Bioteknologi, Perpustakaan Kedokteran Nasional AS) menyebutkan, orang yang kecanduan HP pada waktunya akan mengalami penyakit mental neurotic. Itulah kenapa sebuah kebiasaan diyakini mampu mengubah kepribadian seseorang. 

Seharusnya hal-hal seperti di atas (kecuali yang terakhir), tidak bisa disetting. Orang akan melakukannya secara otomatis sesuai bawaan karakter. Tapi dengan kecerdasan manusia yang terus berkembang, dan kebutuhan branding diri alias pencitraan, semua bisa diatur.

Sebenarnya mengatur gerak-gerik tubuh untuk citra diri sudah ada sejak dulu. Bagaimana cara bangsawan berjalan, cara duduk orang terpelajar, dll. Ada yang natural, ada pula yang dibuat-buat. Yang natural akan muncul lebih banyak, tapi yang dibuat-buat jika dibiasakan juga bisa jadi natural.

Intinya, kita bisa menebak ciri-ciri kepribadian seseorang dari kebiasaan yang ia lakukan. Begitu pun sebaliknya. Dan kita bisa mengubah kebiasaan buruk menjadi baik, untuk menjadi pribadi yang lebih baik. 

6 komentar:

  1. Aku kalo salam langsung menggenggam tapi seringnya yang aku salamin itu gak seperti aku hehe jadi kadang aky yang malu sendiri,

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga nggenggam. dan gak tau malu, aha

      Hapus
  2. Hehehhe makasih kak infonya. Sering banget di Instagram orang foto gaya bebek eh ternyata mereka cemas ahahah. Nice info nih tambah-tambahin pengetahuan

    BalasHapus
    Balasan
    1. mudah2an manfaat infonya ya. otw kunjungan balik

      Hapus
  3. Tambahan klo salaman katanya tatap mata lawan kita. Itu lebih menghargai :)

    BalasHapus

pembacaku nan baik budi, gunakan profil google yg jelas ya, yg pake wp juga boleh langsung nama blognya. yg penting jgn anonim, pelan2 tamu anonim akan dihapus komennya dr blog ini.