Cari di iluvtari

Percaya Diri tapi Gak Over, Ini Loh Ciri Orang Bermental Kuat

“Pede amat, ya!” Begitu seringnya ungkapan seseorang yang menganggap orang lain punya rasa percaya diri yang bagus.

Misalnya main TikTok di tol, bolak-balik selfie (padahal ini selfitis, gangguan mental), dan tingkah lainnya yang terkesan atau dikesankan positif dengan maksud satire.

Percaya diri, dalam makna yang sebenarnya, memang merupakan salah satu ciri orang bermental kuat. Tapi ada syaratnya, yakni percaya diri yang sesuai porsi alias tidak lebay.

Percaya Diri Ciri Orang Bermental Kuat
Kukutip dari brightside.me (5/6/19) umumnya seseorang merasa percaya diri karena telah berpengalaman. Jeleknya, karena pengalaman tersebut, seseorang cenderung lengah.
>> Arti Playing Victim & Ciri yang Sering Tak Disadari <<
Beda dengan orang yang memiliki mental kuat, mereka percaya diri karena mengerti kelemahan dan kelebihan dirinya. Dengan demikian, kelebihan menjadi kekuatan, sedangkan kelemahan ditata sedemikian rupa untuk mendapatkan efek minimal.

Masih dari sumber yang sama, orang yang memiliki mental kuat juga mempunyai ciri-ciri berikut ini:

1. Tidak Mengkhawatirkan Banyak Hal

Dalam buku “13 Things Mentally Strong People Don't Do”, psikolog Amy Morin menyebutkan, orang yang berpikiran kuat tak khawatir dengan masalah yang tidak dapat dikendalikan. Mereka sepenuhnya menyadari bahwa tidak semua hal di dunia ini harus berada di bawah kendalinya.

2. Menerima Masalah

Orang dengan kecerdasan emosional (EQ) tinggi, mampu mengambil pelajaran dari setiap masalah yang datang. Masalah itu bukan teka-teki yang harus dipecahkan. Bahkan ada kalanya masalah selesai dengan sendirinya tanpa upaya berarti dari kita. Sering kejadian kan?

Itu karena Allah memberi kita masalah untuk melihat bagaimana respons kita, bukan untuk kita selesaikan. Apa sih susahnya Allah angkat masalah? Menahan planet-planet aja bisa, apalagi masalah kita yang gak ada apa-apanya dibanding ribetnya ngurus dunia.

3. Konsisten

Orang bermental kuat tak khawatir mengatakan “tidak” untuk hal yang tidak ingin mereka lakukan. Selain mampu menolak, ia juga bertanggung jawab pada konsekuensinya, dan konsisten pada pilihan tersebut.

Kemampuan demikian memberi efek di mana orang lain tidak akan menganggap rendah dirinya. Ini bukan bagian dari kesombongan ya, tapi semacam integritas gitu deh!

4. Mampu Menikmati Proses

Orang bermental kuat cenderung lebih sabar. Tak hanya dalam menghadapi orang lain, tapi juga diri sendiri dalam hal pencapaian-pencapaian.

Dengan kata lain, orang bermental kuat mengerti dengan baik, untuk mendapatkan sesuatu ia harus melewati proses yang tidak sebentar.

5. Menjauhi Kebiasaan Buruk

Sekadar tahu bahwa suatu hal punya efek buruk, bukan kelebihan yang hebat. Orang yang punya mental dan pikiran yang kuat dapat menguasai diri dan memilih yang terbaik untuk dirinya.
>> Bahasa Tubuh yang Memberi Pesan Khusus <<
Ia mempraktikkan pengetahuan yang ia punya dengan dispilin tinggi, tidak diperbudak oleh nafsu sesaat. Contoh recehnya, orang yang tahu bahwa gorengan tidak baik untuk tubuh, akan menghindari makan gorengan.

Nah loh, langsung terukur kan seberapa kuat mentalmu?

6. Bertindak, Bukan Mengeluh

Orang bermental kuat tak akan menyalahkan siapa pun atas situasi yang dihadapi. Mereka berkonsentrasi pada pokok masalah untuk mengambil tindakan yang diperlukan.

Menyambung pada poin satu dan dua, ada porsi yang bisa dilakukan. Tidak semua hal harus jadi beban, sehingga mengeluh tidak termasuk dalam pilihan mereka.

7. Punya Perencanaan

Impulsif bukan tabiat seseorang dengan mental yang kuat. Sebaliknya, sikap ini adalah tanda seseorang tidak memiliki tujuan hidup alih-alih perencanaan.

Sejalan dengan poin keempat, orang bermental kuat siap dengan segala kemungkinan, memperhitungkan risiko, dan tahu ke mana akan “melangkah”.

8. Cukup Tidur

Dalam salah satu jurnal psikologi pada laman American Psychological Association, dikatakan bahwa tidur yang tidak memadai tak hanya memengaruhi kesehatan, tapi juga kemampuan seseorang dalam mengambil keputusan, memimpin, hubungan interpersonal, produktivitas, dan masih banyak lagi.

Tidur adalah kebutuhan seseorang untuk mendapatkan pikiran yang tenang dan kuat. Tentunya tidur yang cukup, tidak kurang atau malah berlebihan.

Kaum rebahan jangan keburu girang! Karena tidur yang dimaksud tidak lebih dari 8 jam sehari. Cepat tidur (tidak begadang) dan cepat bangun, serta tidur siang sedikit, sekadar melepas kantuk.

Nah, dari 9 ciri di atas (termasuk percaya diri sesuai porsi yang diulas di awal), apakah kamu termasuk pribadi bermental kuat? Atau ….

2 comments

  1. Dari poin pertama sampe nomor 7 okelah masih bisa relate, paling berasa ditohok aja pas poin 1. Eh giliran poin terakhir langsung jleb karena aku baca ini di jam segini😭😭 Maklum lah anak yg hobinya overthinking di tengah malam. Saya langsung siap2 tidur deh ini biar mentalnya kuat, hoho. Anyway, salam kenal ya mba!😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo aku kena di "makan gorengan"nya, hwahaaa. salam kembali!

      Delete