7 Fakta Wow Tentang Dubai

, , No Comments
7 Fakta Tentang Dubai
Foto oleh Tom Chen diedit iluvtari

Kamu mungkin pernah dengar sepintas tentang Dubai, salah satu kota modern yang ada di Jazirah Arab. 

Melihat dari berbagai tayangan, baik itu berita, film, maupun video panjang pendek dari Youtube, nampaknya Dubai lebih mirip Eropa ketimbang Arab, ya!

Jadi gak usah heran, kalau UEA (Uni Emirat Arab), negara tempat Dubai berada, melakukan perjanjian damai dengan Israel. Anggap saja UEA adalah bocah kompleks yang nyasar ke kompleks sebelah. Salah gaul.

Uni Emirat Arab Bukan Arab Saudi 

Fakta Tentang Dubai
Dubai di Uni Emirat Arab & Mekah di Arab Saudi

O ya, Gengs. Tau kan kalau Uni Emirat Arab berbeda dengan Arab Saudi? Harus tau dong. Siapa tau suatu saat kamu backpacker-an ke Mekah. Kalau salah sebut, bisa-bisa malah dugem di UEA, bukannya umroh atau haji di Saudi.

Kalau sekadar Arab, di mata kita, Mesir pun Arab. Palestina juga Arab. Ya kan? Padahal aslinya nggak. Itu kayak menyamakan Amerika dengan Eropa. Biarpun miripnya minta ampun, tetap aja beda.

Malah Turki, negara di ujung timur Eropa yang gak mirip Eropa. Dulu sekali, zaman kamu masih di awang-awang, Turki disebut di The Sick Man of Europe, karena dianggap tertinggal dari negara-negara Eropa lainnya.

Belum lagi setelah runtuhnya kekhalifan Utsmaniyah tahun 1924, Turki berusaha setengah mati menjadikan diri mereka “lebih Eropa”. 
Mengira dengan melepaskan diri dari Islam, lalu diterima “saudara-saudaranya” sebagai sesama Eropa. Makin jadi pecundang deh!

Tapi itu dulu, Turki yang sekarang sudah jauh berbeda. Mereka bahkan lebih sehat dari banyak negara di dunia. Tapi tadi kan kita bahas UEA, bukan Turki!

Oke, balik lagi ke Dubai. Ada 7 fakta tentang Dubai yang sebenarnya gak penting juga untuk kamu ketahui. Aku cuma sedang malas cari keyword, tapi blog perlu diupdate. Kejujuran adalah koentji.

Berikut 7 fakta tentang Dubai yang bikin salah tingkah, keren tapi miris!

7 Fakta Wow Tentang Dubai 

Fakta Wow Tentang Dubai
instagram.com/humaidalbuqaish
Polisi Dubai mengendarai mobil sport

Mobil sport bukan termasuk barang supermewah di Dubai. Rata-rata orang kaya di sana memilikinya. 
Untuk menanggulangi pengendara yang ugal-ugalan, polisi harus bisa mengimbangi mereka, dengan cara … ya pakai mobil sport juga!

Hanya 23% penduduk Dubai yang merupakan warga asli

77 persen dari penduduk Dubai adalah imigran yang berasal dari Pakistan, India, dan Bangladesh. 
Meski niatnya mengubah nasib, kehidupan para perantau ini tetap tidak seberuntung pribumi yang biasa hidup mewah. Makanya, merantau itu ke Indonesia. Eh.

Orang-orang kaya Dubai biasa memelihara hewan buas

Kucing yang dipelihara warga Dubai bukan lagi jenis anggora atau persia, melainkan harimau, singa, dan cheetah. Si oyen mah lewat!
Tapi kabarnya ada aturan terbaru yang melarang warga memelihara hewan buas, apalagi langka.

The Burj Khalifa di Dubai adalah hotel termewah di dunia

Saking mewahnya, hotel ini menggunakan emas 22 karat untuk dekorasi, yang jika emas itu dipakai untuk menutup lukisan Mona Lisa, bisa menutupi hingga 46.265 kali!
Salah satu andalan hotel ini adalah restoran bawah laut. Jadi jangan heran kalau untuk sewa semalam saja, kamu harus merogoh warisan sampai 400 juta rupiah!  

Karapan unta dengan robot

Lupakan sapi dan lumpur, orang Dubai terbiasa dengan unta. Dan makin gila lagi, saat ini mereka menggunakan robot seharga $3.000 sampai $10.000 sebagai jokinya. Coba kalikan 10 ribu dengan 14 ribu, buanyak!

Ada resor ski dalam ruangan

Salju adalah sesuatu yang diimpikan orang Asia, tak terkecuali Dubai. Namanya horang kayah, apa sih yang mereka gak bisa? 
Jadilah mereka membuat resor ski dalam ruangan. Tanpa badai salju yang mengerikan, hanya kesenangan seperti dalam dongeng Eropa.

Dulu Dubai adalah kota bebas pajak

Untuk lingkungan Arab, ketiadaan pajak adalah hal yang lumrah. Agama mayoritas di Arab kan Islam. Nah dalam Islam, pajak sebagaimana yang kenal itu, tidak ada.
Yang ada jizyah, untuk orang-orang kafir yang tinggal di negeri muslim. Dikenakan jizyah sebagai perlindungan, dan karena mereka juga tidak dikenakan zakat.
Ketika sebuah negara tidak mampu menopang ekonominya, mengambil pajak dari orang-orang kaya juga dibolehkan. Lah Dubai kan isinya kebanyakan juragan, jadi pajak mah remeh!
Penetapan PPN 5% baru diberlakukan 2018 lalu oleh UEA, tapi masih ada lebih dari 100 produk kesehatan yang bebas pajak.
Meski yang kita bahas adalah Dubai, bukan berarti kota ini merupakan ibu kota negara. Nyatanya ibu kota UEA adalah Abu Dhabi. Terus kenapa yang dibahas Dubai? 

Karena Dubai dianggap kota ajaib oleh banyak masyarakat dunia. Perkembangannya yang luar biasa bikin orang-orang takjub.

Padahal perubahan drastis Dubai dari gurun gersang menjadi kota metropolitan adalah salah satu ciri akan terjadinya kiamat. Di mana mereka yang miskin tiba-tiba menjadi kaya dan saling bersaing meninggikan bangunan.

Makanya, meski indah, modern, dan segudang gelar lainnya. Kemajuan Dubai yang terlampau pesat justru membuat kita yang yakin akan datangnya kiamat, jadi cemas.

Membaca tentang Dubai, bukannya terkenang gedung pencakar langit, film, dan modernitas. Yang muncul di benak justru Dajjal, Ya’juj dan Ma’juj, … kiamat, bosque!


Sumber: brightside & wikipedia

0 komentar:

Post a Comment