Cari di iluvtari

You & Milk Diabalance, Merk Susu untuk Orang Diabetes

You & Milk Diabalance, Merk Susu untuk Orang Diabetes

Apakah kamu pernah bertanya, susu apa yang cocok untuk penderita diabetes? Kalau iya, pertanyaan seperti ini memang sering muncul. Pasalnya, pasien diabetes memang harus berhati-hati dalam mengonsumsi makanan maupun minuman, termasuk memilih susu.

Di artikel ini, kita akan membahas lebih dalam soal susu untuk diabetes, mulai dari perbedaannya dengan susu non-diabetes, tips memilih produk, hingga rekomendasi produk.

Perbedaan Susu untuk Penderita Diabetes dengan Non-Diabetes

Ada beberapa perbedaan susu untuk penderita diabetes dan non-diabetes yaitu:

Kadar Gula Tambahan

Bagi pasien diabetes, banyak orang yang berpikir lebih memperhatikan jenis protein yang digunakan. Padahal, perbedaan utamanya ada kandungan gula tambahan yang digunakan dalam produk.

Orang yang memiliki gula darah tinggi sebaiknya tidak mengonsumsi susu dengan gula maupun perasa. Baik susu sapi maupun susu nabati, produk seperti ini seringkali mengandung gula tambahan yang dapat meningkatkan kadar gula darah.

Sebaiknya pilih susu tanpa pemanis yang biasanya berlabel plain, unsweetened, atau full cream. Susu seperti ini hanya mengandalkan rasa manis dari laktosa maupun pemanis 0 kalori seperti stevia.

Kandungan Lemak

Saat memilih susu, coba perhatikan tipe lemak yang ada dalam produk. Secara umum, ada dua jenis lemak yang ditambahkan yaitu lemak jenuh (lemak jahat) dan lemak baik (lemak tak jenuh).

Biasanya, dua golongan lemak ini akan dituliskan di bagian nutrisi jika ada dalam susu. Untuk orang dengan diabetes, pilih susu rendah lemak karena makanan tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

Jenis Karbohidrat yang Digunakan

Selain kandungan gula dan lemak, nutrisi lain yang perlu diperhatikan adalah jenis karbohidrat. Sayangnya, banyak yang mengabaikan kandungan karbohidrat dalam susu. Padahal, ada susu yang mengandung karbohidrat cukup tinggi.

Zat gizi ini akan terurai dan menjadi gula dalam aliran darah. Tanpa disadari, minum terlalu banyak susu dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Cobalah untuk memeriksa label nutrisi pada kemasan atau pilih susu dengan karbohidrat lepas lambat seperti isomaltulosa.

Kandungan Serat dan Nutrisi

Umumnya, susu untuk diabetes akan diberi tambahan serat maupun mikronutrien lainnya. Tipe serat yang biasanya ada dalam susu untuk diabetes adalah inulin atau frukto-oligosakarida (FOS).

Serat tambahan dalam susu bukan cuma melancarkan pencernaan, tetapi juga memperlambat penyerapan glukosa dalam usus. Selain itu, pilihlah susu dengan nutrisi tambahan seperti kalsium, kalium, vitamin B12, dan yodium.

Tips Memilih Produk Susu untuk Penderita Diabetes

Kalau kamu memiliki riwayat diabetes dan ingin mengonsumsi susu, berikut beberapa tipsnya:

Pilih Susu Nabati

Orang yang memiliki gula darah tinggi memang boleh mengonsumsi susu hewani maupun nabati. Namun, pasien diabetes lebih disarankan untuk minum susu nabati seperti susu almond, susu kedelai, maupun susu rami.

Susu nabati memiliki kandungan karbohidrat yang lebih rendah dibandingkan susu sapi, bahkan pada varian rendah lemak. Ditambah, susu nabati tidak mengandung laktosa dan kolesterol sehingga lebih baik untuk kesehatan jantung.

Lebih Teliti saat Mengonsumsi Susu Hewani

Seperti penjelasan sebelumnya, penderita diabetes masih boleh mengonsumsi susu hewani. Namun, sebaiknya lebih selektif dan disarankan memilih susu skim, susu rendah lemak, susu murni, maupun susu bebas laktosa.

Tidak hanya itu, ketika mengonsumsi susu hewani, perhatikan kandungan karbohidrat dan lemak yang ada dalam produk. Pilihlah produk yang tinggi protein, rendah karbohidrat, dan rendah lemak jenuh untuk menyeimbangkan gula darah.

Konsumsi Susu Tanpa Tambahan Gula

Selain memperhatikan jenis susunya, jangan lupa untuk memperhatikan gula tambahan dalam produk. Baik susu nabati maupun hewani, hindari produk dengan perasa dan pemanis karena dapat menaikkan kadar gula darah.

Nah, produsen tidak selalu menggunakan gula sebagai pemanis tambahan. Beberapa nama untuk gula tambahan yang sering digunakan adalah brown sugar, palm sugar, maltosa, fruktosa, sirup jagung, dan agave.

Kalau masih ingin mengonsumsi susu dengan rasa manis, pilih yang menggunakan stevia. Pemanis alami ini sering dipakai sebagai pengganti gula karena tidak memiliki kalori dan tdidak membuat gula darah melonjak.

Perhatikan Porsi dan Waktu Konsumsi

Hal lain yang harus kamu perhatikan ketika minum susu adalah profesi dan waktu konsumsinya. Ukuran standar untuk satu gelas susu adalah 200-250 ml per sajian. Namun, kamu bisa menyesuaikan dengan kandungan protein, lemak, karbohidrat, dan mikronutrien lain.

Pastikan segelas susu yang kamu konsumsi dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi harian. Selain itu, pasien diabetes disarankan untuk mengonsumsi susu bersama dengan makan. Cara ini berguna untuk membantu menghambat penyerapan glukosa dan mencegah lonjakan gula darah.

You & Milk Diabalance, Susu Almond untuk Penderita Diabetes Terbaik


You & Milk Diabalance

Nah, buat kamu yang sedang mencari susu untuk diabetes, kamu bisa coba minum Susu You and Milk varian Diabalance! Susu almond termasuk pilihan susu terbaik bagi orang dengan riwayat gula darah tinggi.

You & Milk Diabalance dilengkapi dengan inulin, dan oat, dua bahan makanan yang mengandung serat larut untuk memperlambat penyerapan glukosa di usus. Selain itu, produk ini juga mengandung multigrain yang kaya nutrisi dan kaya akan serat.

Soal rasa, kamu nggak perlu khawatir karena You & Milk Diabalance punya rasa almond vanilla yang lezat. Jadi, ketika dikonsumsi, susu untuk diabetes ini tidak akan terasa seperti obat dan cocok dikonsumsi harian.

Susu almond ini juga menggunakan stevia sebagai pemanis alami yang tidak menaikkan kadar gula darah. Kalau kamu tertarik mengonsumsi You & Milk Diabalance, pastikan beli produk asli di official store yang ada e-commerce maupun website youandmilk.co.id, ya!

No comments