Cara Asyik Menikmati Buku dengan Storytel

, , 38 comments
Waktu kecil, aku punya tumpukan buku dan majalah yang semuanya sudah dibaca. Hampir setiap hari bertambah, karena kakakku rajin membelikan. Banyak teman, yang bahkan bukan temanku, main ke rumah, pulang pulang bawa buku/majalah dengan akad pinjam. Tapi tak pernah kembali.

Sebenarnya sekarang aku pengin koleksi lagi, tapi mengingat ketersediaan ruang, rasanya buku yang ada saja sudah makan banyak tempat. Apalagi sekarang ada macam-macam aplikasi baca buku, lumayan bisa koleksi buku tanpa perlu beli rak, beresin buku berantakan, atau sibuk nagih-nagih yang ngakunya minjam tapi gak pernah pulang.

Kamu kebayang aplikasi apa saja hayo, waktu baca kalimat di atas? Sudah kenal Storytel belum? Pernah dengar tentang Audiobook Indonesia?

storytel

Storytel Audiobook dan E-book

Buku adalah jendela dunia, orang Indonesia mana yang gak kenal kalimat itu? Sayangnya, slogan saja tidak cukup. Sudah sering kita dengar info perkara rendahnya minat baca orang Indonesia. Alasan klisenya, gak ada waktu untuk membaca. Nah, sejak ada Storytel, alasan kuno itu sudah gak berlaku lagi!

Storytel adalah platform baca buku yang menyediakan fitur “dengar”. Jadi kalau kamu tidak sempat pegang buku atau gadget untuk membaca, kamu cukup “perintahkan” saja aplikasi ini agar membacakan buku kesayanganmu.

Jadi kamu bisa “membaca” buku sambil cuci piring, nyetrika, atau bahkan didongengi seperti waktu kecil dulu. Mirip podcast, kayak dengar radio? So, bisa dipakai waktu nyetir mobil juga kan!
 

“Baca” Buku Best Seller Sambil Beraktivitas


aplikasi storytel

Kalaupun kamu belum pernah baca buku berikut ini, paling tidak kamu hampir pasti pernah mendengar betapa booming-nya buku-buku tersebut karena penjualannya yang luar biasa. Game of Thrones, yang sudah jadi serial TV. Sapiens, karya Yuval Noah Hariri. Hunger Games, yang aku stres nontonnya, haha. Atau Mariposa, yang sudah naik kelas ke Netflix.

Aku sendiri belum baca semua sih, deretan buku best seller itu. Tapi dengan Storytel, kita jadi gak ketinggalan membaca buku-buku bagus, yang bahkan sudah diangkat ke layar lebar.

Salah satu buku yang “kubaca” adalah Orang-orang Bloomington karya Budi Darma. Bukan novel fiksi, buku ini merupakan kumpulan cerpen yang mengulas tentang karakter orang-orang, yang bisa jadi, kita adalah satu di antaranya.

Memang gak setenar Dilan-nya Pidi Baiq, atau Divortiare karya Ika Natassa, tapi Orang-orang Bloomington punya keunggulan lain yang tidak dipunyai oleh para penulis muda. Oh ya, kamu sudah baca novel Selamat Tinggal, karya Tere Liye? Ada juga di Storytel loh! 
 
audiobook storytel

Cerpen yang paling berkesan adalah Keluarga M, sebab penulis berhasil mengaduk-aduk perasaan kita terhadap tokoh saya pada cerita tersebut. Kita menganggap ia psikopat, tapi pada akhirnya kita pun dibuat berempati pada perbuatannya. Kamu baca aja sendiri, dispoiler itu gak seru!

Budi Darma adalah salah satu profesor sastra yang dimiliki Indonesia, Orang-orang Bloomington mendapat banyak penghargaan sekaligus diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia. Seleraku bagus kan? Aha. Itu hanya salah satu contoh, masih banyak buku best seller lain yang terdapat di Storytel, termasuk Harry Potter audiobook yang pasti digandrungi banyak orang. 

Keunggulan Aplikasi Storytel

Berdasarkan pengalamanku membaca berbagai buku di Storytel, setidaknya ada 5 keunggulan di aplikasi ini, yang membuatku merasa gak sia-sia sudah meluangkan ruang memori HP demi menambah wawasan.

1. Tidak ada buku jelek di Storytel.

Seperti yang sudah kusebut di atas, banyak sekali buku best seller di Storytel. Jadi kalau kamu menemukan judul yang kurang familier, percayalah, buku itu juga bagian dari buku laris lainnya.

2. Ada pilihan baca dan dengar.

Selain mendengarkan buku, di Storytel juga ada fitur baca. Jadi kalau kamu memang sudah menyiapkan waktu untuk membaca, tinggal sentuh tombol “baca”, lalu nikmati e-book pilihanmu! 

3. Mendengarkan buku mengurangi intensitas menatap layar HP.

Walaupun tingkat minat baca orang Indonesia konon tidak tinggi, tapi tren membaca tampaknya cukup meningkat. Barangkali buku fisik memang mengalami penurunan, sebab kaum milenial dan Generasi Z memang cenderung menyukai produk digital yang dapat disimpan di penyimpanan awan. Punya banyak buku tanpa makan tempat!

Risikonya, mata mudah lelah karena butuh waktu lama menatap gawai. Dari pekerjaan sampai ke hiburan, sama-sama berurusan dengan gawai. Kalau buku bisa didengar, otomatis dapat mengurangi intensitas kita menatap layar HP. Lebih sehat tentunya.  

4. Fitur yang mudah digunakan.

Meski audiobook dan e-book lebih dekat pada milenial ke bawah (Gen Y, Z, dst), aku yakin fitur-fitur yang ada di Storytel mudah dipahami orang di usia pertengahan 40 ke atas. Btw aku juga menginstal aplikasi audiobook lain, tapi di sana nggak selengkap Storytel.

ebook storytel

Filter pada Rak Buku

Gak usah jauh-jauh membandingkan dengan perpustakaan offline, rak bukuku waktu lajang saja gak karuan urutannya. Sementara di Storytel, ada filter untuk memilih buku yang ditarget, sedang dibaca, dan sudah dibaca. Sederhana, tapi sangat membantu. 

Lewat Rak Buku, aplikasi ini juga bisa memberi penggunanya rekomendasi buku berdasarkan minat yang “terbaca” oleh sistem. Misalnya kamu baru saja membaca buku Negeri Lima Menara, nantinya sistem akan menyarankanmu untuk membaca buku karya Ahmad Fuadi lainnya, atau karya fiksi yang setema dengan novel tadi.

Statistik

Kalau kamu menargetkan sekian buku untuk dibaca dalam waktu tertentu, dengan fitur ini, kamu bisa melihat progresnya. 

Mode Anak

Bukan hanya tontonan yang perlu mode anak-anak, bacaan juga. Jadi kalau kamu memasang Storytel di gawai yang sering dipakai anak-anak, nyalakan mode ini.

ebook storytel
Si Kakak baca ebook

Buku Offline

Tadinya aku kurang memperhatikan fitur ini, karena kupikir ‘ah kan ada wifi, dan aku jarang keluar rumah’. Sekalinya mati lampu, plonga-plongo deh, mau baca sinyal gak ada. Jadi dengan fitur Buku Offline, kamu bisa mengunduh buku pilihanmu untuk dibaca dalam keadaan luring. 

5. Harga terjangkau, transaksi mudah. 

Kamu dibacain buku, dijamin buku bagus pula, wajar kan kalau kamu perlu bayar? Wajar banget. Tapi gak usah khawatir, harga langganan di Storytel cukup murah, 39 ribu rupiah aja! Kalau dihitung-hitung, sehari cuma seribuan perak. Itu kayak kita zaman dulu nongkrong di taman baca.

Kabar baiknya lagi, kamu bisa coba gratis dulu selama 7 hari sebelum benar-benar berlangganan. Bahkan kamu bisa mendapatkan tambahan 3 hari lagi jika mengajak temanmu untuk juga menginstal Storytel. Mantap kan!

Kuylah tingkatkan minat baca, toh fasilitas sudah di depan mata. Tambah wawasan dengan cara segampang ini, masa kamu lewatkan. Langsung ke tkp ya! Aplikasi Storytel untuk iOS atau Aplikasi Storytel untuk Android.

Kursus online, belanja online, dokter online, baca buku online, apa sih yang gak bisa sekarang ini?

38 comments:

  1. Mantap dan bermanfaat. Nenek minat baca buku di Storytel. Perlu buka aplikasinya. Ganti HP dulu. He he .....

    ReplyDelete
    Replies
    1. tari kemarin pake HP lama ngangkat kok nek. btw makasih sudah mampir ...

      Delete
  2. Terimakasih rekomendasinya. Kebetulan saya senang membaca, kapanpun dan dimanapun. Selama membaca review tentang storytel ini, saya menjadi tertarik untuk menginstalnya. Berbagai fitur menariknya membuat saya ingin segera membaca melalui storytel. Terimakasih banyak yah. Nice review

    ReplyDelete
  3. Mantap ini nih yang bikin Literasi makin Maju, Mantap pokoknya 🤗

    ReplyDelete
  4. Solusi banget nih buat aku yang suka abai sama buku setelah dibeli, karena alasan belum ada waktu membacanya. Dengan story tell bisa baca buku tanpa harus baca dan bisa disambi aktivitas lainnya. Thanks reviewnya kak

    ReplyDelete
  5. Biaya langganannya per bulan murah banget yah kak, bisa mengurangi budget pengeluaran nih klu misal beli buku secara fisiknya

    ReplyDelete
  6. Asyik jadi ini semacam perpustakaan dalam bentuk audio ya. Kita bisa pilih cerita untuk didengarkan. Aku suka aku suka. Cus ah pakai Storytell

    ReplyDelete
  7. aplikasi storytel ini memang keren banget yaa apalagi buat mereka yang suka baca tapi nggak ada waktu buat membaca. bisa banget sekarang dengerin buku favorit lewat storytel

    ReplyDelete
  8. Jadi makin happy ya buat yang suka baca, kalau dulu kalau beli buku pasti bertumpuk tumpuk dirumah.
    Kalau gak telaten rawat buku pasti berdebu atau gak dimakan rayap deh.

    ReplyDelete
  9. Keren ya, Storytel, bisa buat baca nggak jenuh dan nggak perlu sedisin waktu khusus. Karena bisa juga baca buku disambi aktivitas lain. Berasa dimanjain banget nih sm storytel

    ReplyDelete
  10. Jadi ada solusi bagi yang suka baca buku tapi gak punya waktu untuk bisa menikmati lembaran2 karena anak lagi aktif sekali
    Sambil dengarkan di storitel jadi bisa menikmati buku kesayangan dengan mendengarkan

    ReplyDelete
  11. Bisa di stel via web atau harus download apps nya ka?

    ReplyDelete
  12. Mendengarkan buku dapat mengurangi intensitas menatap layar HP, setuju banget ini Mbak. Bikin penglihatan lebih sehat juga kan, karena mata jadi tidak terlalu lelah.

    ReplyDelete
  13. Mata saya mulai memerlukan kacamata karena penjelasan kurang jelas. Banyak mengurangi menatap layar monitor salah satu pilihan.ntaoi kalau intensitas membaca buku tidak pernah memiliki kekurangan, aplikasi ini bisa kita dengarkan Meksi sampai jalan kendaraan bermotor atau lebih dan di rumah sekalipun

    ReplyDelete
  14. wow makin mudah sekarang baca dimana saja dan kampan saja. selain itu tak butuh ruang banyak dalam penyimpanan

    ReplyDelete
  15. Tidak ada buku jelek, yang ada hanya buku yang tak sesuai selera dan kebutuhan :) Storytel ini luar biasa, menurutku. Koleksi bukunya banyak banget. Puassss banget menikmati buku di sana.

    ReplyDelete
  16. Gak rugi ya download aplikasi audiobook Storytel di handphone. Berkat aplikasi ini tumpukan baju setrikaan yang menggunung bisa terselesaikan dengan riang gembira. Suara merdu para narator yag membacakan novel kesayangan jadi penyemangat beraktifitas di rumah.

    ReplyDelete
  17. Storytel ini memang satu untuk semua. Beragam buku keren ada untuk segala usia, dan berbagai ganre. Fiturnya memang mudah. Makanya Krucil saya bisa memakai akun saya untuk mendengarkan buku-buku favoritnya juga. Apalagi menjelang mudik, nih, Storytel akan menemani saya sepanjang perjalanan mudik.

    ReplyDelete
  18. Iya nih. Storytel ini solusi banget buat yang masih pengen baca buku tapi sambil beraktifitas.

    ReplyDelete
  19. Sama nih, Mbak, buku di rumah lagi mencari tempat yang nyaman untuk berkumpul karena masih berserakan tak karuan.
    Untung sekarang ada Storytel, ya. Aku jadi gak perlu beli buku dan capek baca buku juga karena sudah ada yang dongengin menjelang tidur, heheheee...

    ReplyDelete
  20. Solutif banget ini, Kak, buat orang-orang modern yang sibuk tapi pengin tetap baca buku dengan harga terjangkau. Storytel bikin hidup makin praktis karena kita ga perlu mantengin layar. Bukan cuma ramah lingkungan, tapi juga ramah di kantong. Bisa dibaca secara offline pula, muantul pol!

    ReplyDelete
  21. Solutif banget ini, Kak, buat orang-orang modern yang sibuk tapi pengin tetap baca buku dengan harga terjangkau. Storytel bikin hidup makin praktis karena kita ga perlu mantengin layar. Bukan cuma ramah lingkungan, tapi juga ramah di kantong. Bisa dibaca secara offline pula, muantul pol!

    ReplyDelete
  22. Enak ngurangi screen time ya aku suka buat anak2 dengerin dongeng secara biasanya capek bacain buku 😂😂😂😂 mayan banget

    ReplyDelete
  23. Buku laris yang naratornya manis-manis hehe. Soalnya kemampuan mereka menarasikan cerita itu bagus banget

    ReplyDelete
  24. wah aplikasi impianku akhirnya tiba
    Ngerasa banget susah baca padahal harus baca
    Dengan adanya Storytel, saya bisa "baca" sambil masak nih

    ReplyDelete
  25. aku udah pernah coba nih kak, cocok banget sih buat orang kayak aku yg gak terlalu suka baca buku fisik, fitur audiobooknya ngebantu banget.

    ReplyDelete
  26. Aku tuh suka mual kalo baca buku di dalam kendaraan, kalo pake aplikasi storytell bisa nyaman deh dengerin buku

    ReplyDelete
  27. Iya, transaksi untuk bisa mengakses Aplikasi Storytel ini mudah sekali. Apalagi kalau langsung disambungin sama salah satu e-wallet. Alhamdulillah, mendapatkan aplikasi yang bantu kita semua buat membaca buku dengan lebih mudah dan gak perlu-perlu banget beli buku fisik. Kalo merasa perlu dijadikan koleksi, baru beli...heehe~
    Lebih hemat.

    ReplyDelete
  28. dengerin audiobook storytel ini tuh bisa juga ngasah kemampuan bahasa Inggris ya kalau dengerin audibook yang berbahasa Inggris atau pun e-book yang bahasa inggris tentunyaa

    ReplyDelete
  29. Langganan Storytel ini murah banget, ya. Cara bayarnya juga mudah bisa dg e-wallet, bahkan saya bisa langsung dadi provider telekomunikasi. Kan mantaap. Tinggal potong pulsa. Hihihi

    ReplyDelete
  30. Asik memang punya aplikasi audiobook storytel ini, soalnya banyak isinya jadi gak bakalan bosan memilih buku apa yang ingin didengar.

    ReplyDelete
  31. Sejak kenal e-book aku jadi koleksi juga di beberapa perpustakaan digital, dari mulai yang berbayar sampai yang gratisan. Tapi dengan adanya aplikasi audiobook storytel, kini merasa sangat terbantu sekali, membaca dan mendengarkan buku dengan cara yang mudah.

    ReplyDelete
  32. Dengan adanya storytel ini menurutku sih bisa meningkatkan minat baca ya kak apalagi dengan fiturnya “mendengarkan” ini jadinya bisa membaca dimana saja meskipun lagi sibuk. Senang banget bisa ketemu aplikasi yang keren seperti storytel, bahkan buat ibu rumah tangga yang menurutku terlalu sibuk berkutat dengan pekerjaan rumah saja tetap bisa membaca/mendengarkan buku sambil beres-beres. Apalagi biaya berlangganannya masih terjangkau kok dengan fasilitas yang didapatkan.

    ReplyDelete
  33. Wah makasih rekomendasi nya, kak. Patut dicoba..

    ReplyDelete
  34. Anonymous28/4/22

    Emang lagi pengen cari referensi ttg audio2 gini eh ada Tari yang ngebahasnya. Maacih yaa

    ReplyDelete
  35. Wah bagus nih ada mode anak di aplikasi Storytel. Beberapa aplikasi baca buku belum menyediakan fitur ini. Keren Storytel sudah lebih maju memikirkan filter buku untuk anak.

    ReplyDelete
  36. Aku pakai juga nih storytel asyik ya..aku denegrinnya pas lagi di kereta. Terus anak2 juga nyobain..rasanya bisa meminimalisir anak2 meliaht yutub

    ReplyDelete

pembacaku nan baik budi, gunakan profil google yg jelas ya, yg pake wp juga boleh langsung nama blognya. yg penting jgn anonim, pelan2 tamu anonim akan dihapus komennya dr blog ini.