5 Tips Bisnis dari Rumah, Jangan Sampai Bangkrut! | iluvtari

5 Tips Bisnis dari Rumah, Jangan Sampai Bangkrut!

, , No Comments
“Mbak kerja di mana?” kalau dikumpul ada kali satu erte yang nanya begini.
“Saya blogger.”

Kesannya gak nyambung ya jawabanku. Abis kalau dijawab kerja di rumah, pasti yang nanya langsung mikir. Tinggal jawab ibu rumah tangga aja ribet. Gak pasti juga sih, kemungkinan. Dan gak ada yang salah juga jadi ibu rumah tangga. Tapi kalau jawab blogger, itu kan luas. Jadi kerjanya bisa di mana aja, makanya gak dijawab tempat yang spesifik. Dan terkesan lebih keren. Klaim.

Setelah itu biasanya mereka akan bilang, “Enaklah bisa menghasilkan dari rumah. Gimana caranya, Mbak?”

tips bisnis dari rumah

Jujur, aku gak bisa kasih tips muluk-muluk. Sebab yang kulakukan belum tentu bisa atau setidaknya orang juga nyaman melakukannya. Karena bukan cuma nulis blog, aku juga ngedit video, gabung Shopee Affiliate, jadi mentor menulis, dll. Blog pun bukan cuma ditulisin doang, panjang perjuangannya. Curcoool.

Nah, daripada ngalor ngidul, kucarikan saja tips bisnis dari rumah untuk siapa aja yang tanya-tanya lagi. Jadi tinggal baca artikel ini, buat nambah rame iluvtari. Heheu.

Tips Bisnis dari Rumah

Disclaimer. Tips berikut ini kusarikan dari beberapa sumber, bukan hasil pengalaman pribadi. Ambil kalau setuju, abaikan kalau kurang berkenan. 

1. Buat rencana bisnis

Banyak motivator bisnis yang bilang, gak usah banyak mikir. Mulai aja dulu! Kalau aku anak Chairul Tanjung, atau adik Deddy Corbuzier, aku percaya 100%. Gagal, tinggal minta modal lagi. Tapi sebagai yang bukan siapa-siapa, perencanaan bisnis sangatlah penting.

Yang namanya mau terjun ke medan, kita harus paham medan yang dituju. Business plan sederhana sekalipun harus meliputi skema produksi, target market, kompetitor, dll. Bisnis itu dianalisis, bukan diramal.

Misalnya kamu mau menjual produk yang harus pakai jasa ekspedisi. Maka pastikan kamu sudah paham lokasi jasa pengiriman yang akan kamu pakai, cara packing, tarif, dsb. Cek ongkir JNE, TIKI, J&T, dll, lalu pilih yang paling menguntungkan untuk bisnismu.   

2. Upgrade diri

Alih-alih menomorsatukan passion, faktor kebutuhan membuat kita harus menyesuaikan minat dengan apa yang dibutuhkan pasar. Sekali lagi, kalau kamu punya privilege bau-bau modal gede, baru deh boleh ngomong passion.

Jadi selama usaha yang akan digeluti masih tergapai oleh kepala dan tangan, kenapa nggak untuk tambah wawasan dan skill baru lewat pelatihan online maupun offline. Mau yang berbayar atau gratis, menurutku semua balik lagi ke kesungguhan. 

Pernah dengar Everpro? Main-main deh ke situsnya, ada banyak informasi terkait bisnis online yang bisa kamu pelajari. Banyak peluang juga di sana, siapa tau ada yang menarik minatmu. 

3. Teliti menyiapkan modal

Memang modal terbesar itu tekad. Untuk selanjutnya ketekunan. Kenapa usaha yang sesuai passion itu terkesan mudah? Karena prosesnya bisa dinikmati, bukan tanpa kesulitan sama sekali.

Tapi kalau kita bicara modal berupa uang, mau sesuai passion atau nggak, memang harus teliti. Apalagi kalau modal terbesarmu didapat dari pinjaman bank. Untuk sekadar bisnis rumahan, aku sih gak nyaran pinjam-pinjam duit bank. Khawatir terlilit utang, apalagi riba. Serem.

Berdasarkan info-info yang dulu kudapat, untuk memulai usaha siapkan modal setidaknya untuk satu tahun ke depan. Jadi memang jangan ngomong untung dulu, tapi pastikan usaha tetap mampu berjalan sampai sedikitnya satu tahun. 

Lakukan evaluasi tiap bulan. Jika dalam satu tahun berjalan tidak juga untung, berarti ada yang keliru dari usaha yang kita kerjakan. Bisa dari segi keuangan, kualitas produk, dll.

4. Tentukan keunikan produk

Kalau kita menjual yang sudah dijual orang, biasanya kompetisi dimenangkan oleh yang sudah berpengalaman. Jadi sebagai pemain baru, kita butuh pemikat untuk membuat orang tau, “Oh sekarang ada Brand A, itu loh yang produknya bisa didaur ulang!”

Khusus untuk produk makanan, yang nomor satu adalah rasa. Unik tetap, tapi rasa adalah segalanya. Setelah rasa, baru harga, kemasan, layanan, dst. Nah posisi unik boleh kamu letakkan di mana saja. 

5. Kelola keuangan dengan cermat

Ini loh yang sering bikin usaha kita bangkrut lebih cepat. Biasanya mencampuradukkan modal dan laba, yang membuat kita tertipu oleh perhitungan sendiri. Merasa sudah punya cukup uang, padahal aset yang harus dibeli ulang sudah menunggu. Ketika kebutuhan habis berbarengan, modalnya juga ikut habis. Selesai deh bisnisnya.

Contoh Usaha dari Rumah

inspirasi usaha rumahan

Sudah siap mempraktikkan lima hal di atas? Ini nih inspirasi usaha yang bisa kamu lakukan dari rumah. Kabarnya tetap bisa jadi ibu rumah tangga atau bapak rumahan yang baik. kalau kurang, kamu bisa tambahkan sendiri, hehe.
  • Jual camilan
  • Laundry kiloan
  • Jasa foto dan video
  • Warung kopi
  • Jasa feedback website
  • Budidaya ikan hias
  • Jasa desain grafis
  • Buka kursus masak
  • Jadi kreator konten
  • Ternak kroto
  • Jasa potong rambut
Gimana, ada yang nyantol nggak kira-kira? Kalau bisnis rumahannya sudah sukses, jangan lupa bagikan tipsnya, ya! Jangan lewat webinar berbayar. Yang gratis-gratis aja, biar banyak pengusaha baru di negeri ini.

0 comments:

Post a Comment